TANJUNG SELOR – Memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0903/Bulungan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus kemanunggalan dengan rakyat. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedaulatan di wilayah perbatasan serta mendukung keamanan dan pembangunan di Bulungan dan Kaltara.
Dandim 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja mengatakan, momentum HUT ke-81 TNI menjadi penguat komitmen prajurit dalam menjalankan tugas di wilayah perbatasan. “Bagi jajaran TNI di Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara, HUT ke-81 dimaknai sebagai momentum penguat komitmen dalam menjaga kedaulatan di gerbang utara Indonesia,” kata Dhuwi kepada Radar Kaltara, Senin (5/10).
Menurutnya, tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” menjadi landasan bagi prajurit dalam menjalankan tugas. “Tema HUT TNI berfokus pada TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. Ini merupakan pedoman operasional sekaligus landasan moral yang diturunkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari prajurit,” ujarnya.
Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat diwujudkan melalui pembinaan teritorial serta pendekatan humanis. “Pendampingan masyarakat secara langsung di wilayah binaan mencakup peran Babinsa, program TMMD, karya bakti, perbaikan infrastruktur pedesaan serta tanggap bencana alam,” jelasnya.
Dhuwi menambahkan, komunikasi sosial menjadi salah satu cara membangun kepercayaan masyarakat. “Kita membangun kepercayaan warga melalui dialog rutin, mendengarkan aspirasi dan kendala lokal, serta bertindak sebagai penyelesai masalah di tengah masyarakat tanpa mengedepankan pendekatan represif,” katanya.
Selain pembinaan teritorial, TNI turut mendorong ketahanan pangan sebagai bagian dari dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat. “Pendampingan kelompok tani dan nelayan, optimasi lahan pertanian, pemanfaatan lahan produktif serta pengembangan kolam perikanan menjadi bagian dari program ketahanan pangan,” ujarnya.
Di sektor pertahanan, kesiapsiagaan pengamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia menjadi perhatian. “Patroli patok batas negara, pemantauan jalur darat dan sungai serta penempatan Satgas Pengamanan Perbatasan di titik-titik rawan merupakan langkah konkret dalam menjaga wilayah perbatasan,” tegas Dhuwi.
Pengamanan tersebut juga didukung pemanfaatan teknologi dan koordinasi lintas instansi. “Penggunaan drone serta penguatan koordinasi lintas instansi, termasuk Bea Cukai, Imigrasi dan Tentara Diraja Malaysia melalui joint patrol, menjadi bagian dari pengamanan wilayah perbatasan,” katanya.
Sinergi TNI-Polri di Bulungan juga terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Patroli gabungan, kolaborasi pos bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta latihan bersama dilakukan untuk mendukung deteksi dini dan cegah dini potensi gangguan,” ujarnya.
Dalam penanganan bencana, TNI menjalankan peran melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “Untuk karhutla, TNI melaksanakan patroli pencegahan dini bersama unsur terkait serta membantu pemadaman di lokasi rawan titik api,” jelasnya.
Sementara menghadapi banjir dan longsor, prajurit turut disiapkan membantu masyarakat terdampak. “TNI dapat membantu evakuasi warga, pendirian dapur umum serta pendistribusian logistik ke wilayah pedalaman yang terisolasi,” kata Dhuwi.
Di bidang pembangunan, program TMMD dan karya bakti menjadi bagian dari kontribusi TNI di tengah masyarakat. “Pembukaan jalan penghubung antar desa, perbaikan sarana MCK, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembukaan jalan usaha tani, pembangunan jembatan dan sumur bor merupakan bagian dari pembinaan teritorial,” ujarnya.
Meski demikian, Dhuwi menyebut masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian ke depan. “Modernisasi alutsista, baik kualitas maupun kuantitasnya, serta penegakan disiplin prajurit secara internal menjadi catatan kritis yang masih perlu dibenahi,” ungkapnya.
Karena itu, momentum HUT ke-81 TNI diharapkan menjadi penguat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat. “TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat dan hasilnya kembali untuk kepentingan rakyat. Pada momentum HUT ke-81 ini, TNI mengajak seluruh lapisan masyarakat Bulungan dan Kalimantan Utara untuk terus menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu perselisihan,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim