Percasi Bulungan Bidik Medali Porprov, Siapkan Sembilan Atlet

Fijai RT • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:52 WIB
PENGURUS BARU : Ketua Percasi Bulungan, Dharmawan mengibarkan bendera Percasi usai dilantik, Jumat (2/10).
PENGURUS BARU : Ketua Percasi Bulungan, Dharmawan mengibarkan bendera Percasi usai dilantik, Jumat (2/10).

TANJUNG SELOR – Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Bulungan masa jabatan 2026–2030 langsung dihadapkan pada agenda besar. Selain membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan, kepengurusan baru juga harus mempersiapkan sembilan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara yang dijadwalkan November 2026.

Bupati Bulungan, Syarwani meminta kepengurusan baru segera melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memetakan potensi atlet catur yang ada di daerah. “Yang pertama konsolidasi organisasi. Kita yakin dan percaya catur ini bisa menjadi salah satu cabang olahraga di Bulungan yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (2/10).

Menurut dia, pendataan atlet menjadi langkah penting sebelum pembinaan prestasi dilakukan secara lebih terarah. Namun, Syarwani menekankan regenerasi atlet harus menjadi perhatian utama dengan menyasar pelajar dan generasi muda. “Yang menjadi perhatian utama adalah memastikan keberadaan bibit atlet muda,” ungkapnya.

Karena itu, Syarwani mendorong Percasi membangun sinergi dengan sekolah. Salah satu gagasan yang didorong adalah pembentukan sekolah catur sebagai wadah pembinaan sejak usia dini. “Percasi harus bisa membangun sinergi dengan sekolah. Mungkin ada anak-anak kita yang hobi olahraga catur dan bisa dilaksanakan kegiatan bersama melalui pembukaan sekolah catur di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.

Ia menilai potensi atlet muda tersebut cukup besar. Bahkan, Syarwani menyebut terdapat siswa di salah satu sekolah Buddha di Jalan Haji Maskur yang memiliki minat dan kemampuan bermain catur cukup baik. “Banyak anak-anak di sana yang sangat hobi bermain catur dan memang memiliki kualitas permainan yang baik. Tinggal bagaimana sinergi dan kolaborasi dibangun dengan institusi penyelenggara pendidikan,” tuturnya.

Ia pun meminta kepengurusan baru tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa menjelang Porprov. Menurutnya, persiapan harus dilakukan secara maksimal meski waktu yang tersedia relatif singkat. “Harapan kita mudah-mudahan kita bisa lolos dan tampil sebagai juara. Minimal ada medali yang bisa kita raih, dan harapan idealnya tentu medali emas,” katanya.

Meski demikian, Syarwani mengingatkan agar orientasi Percasi tidak berhenti pada target medali. Menurutnya, prestasi harus berjalan beriringan dengan pembentukan sistem pembinaan dan regenerasi atlet agar olahraga catur memiliki keberlanjutan di Bulungan. “Ini menjadi tantangan cukup berat bagi ketua hari ini karena di bulan November nanti pelaksanaannya. Satu bulan yang tersisa harus maksimal dalam menyiapkan atlet-atlet Bulungan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Percasi Bulungan, Dharmawan mengatakan, gagasan sekolah catur akan segera dibahas internal. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta sekolah dan kepala sekolah untuk menyusun konsep pembinaan yang dapat diterapkan. “Kami akan merumuskan secara internal dulu. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah dan para kepala sekolah untuk mengembangkan konsep sekolah catur ini,” katanya.

Selain pembinaan, Percasi Bulungan akan memperbanyak pertandingan agar olahraga catur semakin dikenal masyarakat. Salah satu agenda terdekat adalah Bupati Cup yang dijadwalkan 13 Oktober mendatang bekerja sama dengan IKA SMA Negeri 1 Tanjung Selor dan terbuka bagi masyarakat umum maupun pelajar. 
“Bukan hanya event, tetapi semakin sering kita laksanakan pertandingan catur. Yang penting cinta dulu dengan catur,” ujar Dharmawan.

Di sisi lain, persiapan menuju Porprov November 2026 juga mulai dikebut. Dari total 13 atlet yang tersedia, Percasi Bulungan akan mengirimkan sembilan atlet karena adanya keterbatasan kuota peserta. “Kita sebenarnya ada 13 atlet, tetapi memang terbatas dan dibatasi. Ada sembilan atlet yang akan kita kirimkan di Porprov,” ungkap Dharmawan.

Dengan waktu persiapan sekitar satu bulan, Dharmawan meminta atlet yang dipilih menjaga fokus dan memaksimalkan latihan. Percasi Bulungan memasang target awal membawa pulang satu hingga dua medali dari cabang olahraga catur. “Minimal satu atau dua medali. Kalau bisa sembilan, sembilan,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
Percasi Bulungan Bupati Bulungan Syarwani Porprov II Kaltara 2026