TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bulungan mulai terurai setelah distribusi bahan bakar minyak (BBM) kembali lancar. PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga memperketat pengawasan penyaluran BBM untuk mengantisipasi potensi penyimpangan di lapangan.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut IV Fuel Muhammad Naufal Atiyah saat dikonfimasi mengatakan, kondisi tersebut seiring distribusi BBM dari Jobber Berau yang mulai lancar, baik jenis Solar maupun Pertalite.
“Distribusi mulai lancar dari Jobber Berau, baik Solar maupun Pertalite,” kata Naufal kepada Radar Kaltara, Kamis (1/10).
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean di sejumlah SPBU mulai terurai sejak beberapa hari terakhir. Pertamina bersama stakeholder dan aparat penegak hukum (APH) juga terus melakukan monitoring terhadap proses distribusi dan penyaluran BBM. “Monitoring dilakukan secara ketat oleh Pertamina, stakeholder maupun APH,” ungkapnya.
Menurut Naufal, pengawasan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam penyaluran BBM. Koordinasi juga terus dilakukan dengan Pemprov Kaltara maupun Pemkab Bulungan.
“Kami melakukan koordinasi intens dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan APH,” jelasnya.
Selain memperketat pengawasan distribusi, penertiban kendaraan yang parkir sembarangan di sekitar SPBU turut dilakukan. Langkah tersebut melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan bersama pihak SPBU untuk menjaga kelancaran akses dan mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pengisian.
“Penertiban parkir-parkir liar di sekitar SPBU dilakukan oleh Dishub dan juga pihak SPBU,” katanya.
Pertamina memastikan monitoring dan koordinasi akan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi sekaligus memastikan BBM disalurkan sesuai ketentuan. “Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyimpangan penyaluran BBM,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim