Bupati Bulungan Ingatkan Pentingnya Lindungi Anak Usia Dini dari Dampak Negatif Teknologi

Taslee • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 21:55 WIB

 

PORSENI : Penampilan seni anak usia dini dalam pembukaan kegiatan Porseni di Kecamatan Bunyu.
(Taslee/Radar Tarakan)
PORSENI : Penampilan seni anak usia dini dalam pembukaan kegiatan Porseni di Kecamatan Bunyu. (Taslee/Radar Tarakan)

 

 

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani mengingatkan orang tua dan tenaga pendidik agar aktif mendampingi anak usia dini dalam menggunakan gawai dan media sosial.

Pendampingan dinilai penting untuk mencegah paparan konten yang tidak sesuai usia dan penggunaan teknologi secara berlebihan.

Pesan tersebut disampaikan Syarwani saat membuka Jambore Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pusat Kegiatan Gugus (PKG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tingkat Kabupaten Bulungan di SMAN 1 Bunyu, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Syarwani, perkembangan teknologi tidak dapat dihindari. Namun, penggunaannya pada anak harus disesuaikan dengan usia dan tetap dalam pengawasan orang dewasa.

“Pendidikan itu definisinya adalah proses memanusiakan manusia. Tugas utama tenaga pendidik PAUD bukan membebani anak dengan keharusan membaca atau berbahasa asing, tetapi membentuk karakter mereka. Biarkan mereka bermain, berani tampil, dan mengekspresikan kemampuannya,” ujar Syarwani.

Ia menilai pendidikan PAUD seharusnya lebih menekankan pembentukan karakter, keberanian, kemampuan bersosialisasi dan ruang bagi anak untuk bermain serta berekspresi.

Kemampuan membaca, menulis, berhitung maupun bahasa asing bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pendidikan anak usia dini.

Syarwani juga meminta guru dan orang tua memperkuat pengawasan terhadap penggunaan media digital.

Paparan konten yang tidak sesuai usia dikhawatirkan memengaruhi pola pikir dan perilaku anak.

“Keberadaan 191 PAUD di Bulungan tentunya membutuhkan dukungan bersama. Tidak bisa berjalan sendiri.

Peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan menjadi penting untuk membangun sinergi dan memastikan pendidikan anak usia dini terus berkembang,” katanya.

Di sisi lain, Syarwani menyampaikan bahwa Bulungan direncanakan mendapat alokasi lebih dari Rp20 miliar dari Kementerian Pendidikan pada 2027 untuk revitalisasi fasilitas pendidikan.

Anggaran tersebut menyasar sejumlah jenjang, mulai PAUD dan TK hingga SD dan SMP.

Pemkab Bulungan juga terus memperhatikan sarana pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD.

Sementara Jambore PORSENI PKG PAUD diharapkan menjadi ruang bagi anak untuk bermain, berkreasi dan tampil, sekaligus memperkuat silaturahmi serta kolaborasi para pendidik.

“Jadikan kegiatan ini bukan hanya sebagai tempat berlomba, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi, saling bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi. Kita ingin bersama-sama mencetak generasi masa depan Bulungan yang berkarakter, percaya diri dan unggul,” pungkasnya. (*)

Editor : Sophian Hadi
Bupati Syarwani bulungan