TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat sarana dan prasarana kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui monitoring berkala di Rumah Sakit Daerah Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor.
Baru-baru ini, Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Errin Wiranda, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis melakukan monitoring.
Rombongan diterima Direktur RSDSS Tanjung Selor, dr. Widodo, bersama jajaran manajemen dan tenaga rumah sakit.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup bersama tim melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang dimiliki rumah sakit.
Pemeriksaan mencakup sejumlah peralatan medis, pembangunan fasilitas baru, rehabilitasi ruangan, hingga berbagai kebutuhan pendukung operasional rumah sakit.
Beberapa peralatan medis yang menjadi perhatian di antaranya Incubator Infant with Infant Radiant Warmer untuk mendukung pelayanan anak, mesin anestesi, serta Phacoemulsification System yang digunakan dalam pelayanan mata.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan berbagai peralatan yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal serta benar-benar menunjang kebutuhan pelayanan pasien.
Selain peralatan medis, rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas yang sedang dibangun maupun direhabilitasi.
Di antaranya ruang Cytotoxic Drug Cabinet, ruang kelas III, Gedung Gizi, Central Sterile Supply Department (CSSD), serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Menurut pemerintah daerah, pembangunan dan peningkatan fasilitas tersebut perlu dilakukan secara terencana agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Kebutuhan Listrik hingga Penataan Lingkungan Jadi Perhatian
Tidak hanya sarana medis dan bangunan fisik, Pemkab Bulungan turut memperhatikan kebutuhan operasional RSDSS.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebutuhan penambahan daya listrik.
Ketersediaan listrik yang stabil dinilai penting mengingat sebagian besar fasilitas pelayanan rumah sakit bergantung pada pasokan listrik secara berkelanjutan.
Kondisi tersebut juga berkaitan dengan operasional berbagai peralatan medis serta fasilitas penunjang pelayanan lainnya.
Pihak RSDSS juga menyampaikan sejumlah kebutuhan penataan lingkungan rumah sakit, termasuk landscape dan taman.
Penataan tersebut diharapkan dapat membuat kawasan rumah sakit menjadi lebih tertib, nyaman dan representatif, baik bagi pasien dan keluarga maupun tenaga kesehatan.
Berbagai kebutuhan yang ditemukan dalam monev selanjutnya dibahas bersama antara Wakil Bupati, pihak RSDSS dan OPD teknis.
Pembahasan dilakukan untuk menentukan langkah tindak lanjut dengan mempertimbangkan skala prioritas, tingkat urgensi serta kemampuan keuangan daerah.
Wakil Bupati Bulungan Kilat menegaskan, kegiatan monev bukan sekadar melihat kondisi fasilitas di lapangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap kebutuhan pelayanan kesehatan mendapatkan perhatian pemerintah daerah.
“Hasil monitoring dan evaluasi ini akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah selanjutnya, terutama dalam memenuhi kebutuhan yang sifatnya prioritas dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kilat.
Ia berharap penguatan sarana dan prasarana yang dilakukan secara bertahap dapat semakin meningkatkan kapasitas RSDSS Tanjung Selor dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bulungan.
Pemkab Bulungan juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap fasilitas pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan, sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)
Editor : Sophian Hadi