Ditsamapta Polda Kaltara Sisir Wilayah Rawan Karhutla

Fijai RT • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 14:18 WIB
PATROLI : Personel Ditsamapta Polda Kaltara menyisir wilayah rawan karhutla di Bulungan.
PATROLI : Personel Ditsamapta Polda Kaltara menyisir wilayah rawan karhutla di Bulungan.

TANJUNG SELOR – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kaltara menyisir sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Patroli tersebut diintensifkan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi kebakaran sekaligus mencegah api meluas.

Dirsamapta Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya mengatakan, patroli menjadi salah satu upaya pencegahan yang dilakukan kepolisian, sekaligus dibarengi edukasi kepada masyarakat. “Pencegahan Karhutla membutuhkan peran bersama. Kami terus mengintensifkan patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan,”kata Andreas kepada Radar Kaltara, Selasa (22/9).

Dalam patroli, personel juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar wilayah rawan. Warga diingatkan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena aktivitas tersebut berpotensi memicu kebakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan,” tegas Andreas.

Selain sosialisasi, personel membagikan brosur berisi imbauan dan langkah-langkah pencegahan karhutla. Materi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memahami tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah kebakaran.

“Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar informasi mengenai bahaya dan pencegahan karhutla dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Masyarakat juga diminta berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran. Pelaporan secara cepat diperlukan agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api meluas.

“Apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya karhutla, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujarnya.

Andreas menegaskan, patroli dan edukasi akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Ditsamapta Polda Kaltara mengantisipasi karhutla. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kaltara.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
Ditsamapta Polda Kaltara karhutla polda kaltara