Monev Infrastruktur, Wabup Bulungan Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Kontrak dan Tepat Manfaat

Taslee • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 08:31 WIB
MONITORING: Wabup Bulungan, Kilat, bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bulungan melakukan monitoring proyek.
(Taslee/Radar Tarakan)
MONITORING: Wabup Bulungan, Kilat, bersama sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bulungan melakukan monitoring proyek. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR — Pemerintah Kabupaten Bulungan kembali turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan infrastruktur guna memastikan seluruh pekerjaan yang sedang berjalan di lapangan dilaksanakan sesuai perencanaan, target progres, standar mutu, serta ketentuan yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Monev tersebut dipimpin Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan Ir. Risdianto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Errin Wiranda, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait, baru-baru ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, tim Pemkab Bulungan mendatangi tiga lokasi pekerjaan infrastruktur di wilayah Kecamatan Tanjung Selor.

Ketiga lokasi tersebut meliputi penyediaan pagar dan gerbang keluar-masuk otomatis Pasar Induk Tanjung Selor, rehabilitasi lanjutan Jalan Lahai Bara RT 52/RW 20, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, serta peningkatan Jalan Simpang Padelo, Sabanar Baru.

Setibanya di lokasi, rombongan melihat secara langsung kondisi pekerjaan, tahapan pelaksanaan, hingga perkembangan fisik masing-masing proyek.

Pemerintah daerah juga melakukan komunikasi dengan pihak pelaksana untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan telah berjalan serta memastikan tidak terdapat persoalan yang dapat menghambat penyelesaian proyek.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ketiga pekerjaan tersebut telah mulai dilaksanakan. Bahkan, salah satu pekerjaan tercatat telah mencapai progres sekitar 25 persen.

“Semua sudah ada kegiatan. Ada tiga tempat ini kegiatannya sudah mulai. Bahkan ada yang sudah 25 persen,” kata Kilat saat meninjau sejumlah lokasi pekerjaan.

Menurutnya, pemantauan secara langsung penting dilakukan agar pemerintah daerah dapat mengetahui kondisi riil pelaksanaan pekerjaan.

Dengan demikian, apabila ditemukan persoalan teknis maupun kendala lainnya, dapat segera dilakukan koordinasi dan langkah penanganan sebelum berdampak terhadap target penyelesaian.

Monev juga menjadi sarana koordinasi antara pemerintah daerah dengan pihak kontraktor maupun perangkat daerah teknis.

Pemerintah ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan tetap berada dalam koridor perencanaan dan ketentuan kontrak yang telah disepakati.

Dari hasil peninjauan sementara, pemerintah daerah belum menemukan kendala berarti yang berpotensi menghambat pelaksanaan pekerjaan di tiga lokasi tersebut.

Meski demikian, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala hingga seluruh pekerjaan selesai.

Wabup Kilat menegaskan, pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah harus dikerjakan secara bertanggung jawab.

Selain memenuhi aspek ketepatan waktu dan kualitas pekerjaan, hasil pembangunan juga harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, pihaknya meminta agar pelaksanaan pekerjaan tetap memperhatikan ketentuan kontrak, termasuk target waktu penyelesaian dan kualitas hasil pekerjaan.

“Harapan kita kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan kontraknya, kemudian bisa bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian dalam monev adalah penyediaan pagar dan gerbang keluar-masuk otomatis di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung penataan kawasan pasar sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan pengelolaan akses keluar-masuk kawasan.

Selain itu, rehabilitasi lanjutan Jalan Lahai Bara di Kelurahan Tanjung Selor Hilir menjadi bagian dari perhatian pemerintah dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Begitu pula dengan peningkatan Jalan Simpang Padelo, Sabanar Baru, yang diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Bulungan memastikan kegiatan monitoring dan evaluasi pembangunan akan terus dilakukan terhadap berbagai pekerjaan infrastruktur yang tengah berlangsung.

Pengawasan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaksanaan proyek agar tetap tepat sasaran, tepat waktu, sesuai standar teknis, serta memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

Melalui monev secara langsung, Pemkab Bulungan juga ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang digunakan untuk pembangunan memberikan manfaat nyata dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan serta infrastruktur daerah.

Dengan demikian, pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang terhadap aktivitas masyarakat dan perkembangan wilayah Kabupaten Bulungan. (*)

Editor : Sophian Hadi
wabup kilat infrastruktur pemkab bulungan