Bocah Perempuan Meninggal Diseret Buaya di Pantai Perusda Bunyu

Sophian Hadi • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 22:36 WIB
BERDUKA: Warga berdatangan ke rumah duka korban diterkam buaya di pantai Perusda.(FOTO: IST)
BERDUKA: Warga berdatangan ke rumah duka korban diterkam buaya di pantai Perusda.(FOTO: IST)

 

 

TANJUNG SELOR  – Keceriaan sejumlah anak yang bermain air di Pantai Perusda, Jalan Lingkar, Desa Bunyu Timur, Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, berubah menjadi tragedi, Minggu (20/9).

Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun berinisial MA meninggal dunia setelah diduga diserang seekor buaya saat berenang di kawasan tersebut.

Kapolsek  Bunyu Iptu H. Arfah Abdulah
mengatakan peristiwaa memilukan itu terjadi sekitar pukul 14.50 Wita.

Saat itu, korban bersama sejumlah temannya tengah bermain air di sekitar bibir pantai.

Suasana berubah panik ketika salah seorang teman korban, R, melihat MA seperti terseret ombak.

R kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Eriq Hidayat, anggota Polsek Bunyu yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi.

Eriq langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban.

"Namun, keterangan saksi di lokasi mengungkapkan bahwa korban bukan terseret ombak biasa. MA diduga telah diseret seekor buaya ke arah tengah laut. Saksi bahkan sempat melihat tubuh korban diputar oleh buaya sebelum kemudian dibawa masuk ke dalam air," terangnya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak melakukan pencarian.

Dengan menggunakan perahu, pencarian dilakukan ke arah lokasi terakhir korban terlihat.

Sekitar 30 menit kemudian, korban ditemukan di tengah laut, sekitar 100 meter dari bibir pantai.

"MA kemudian dievakuasi ke tepian menggunakan perahu oleh saksi bersama warga," ujarnya.

Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah keluarga di Jalan Gunung Daeng RT 017, Desa Bunyu Timur, untuk disemayamkan.

Kapolsek  menambahkan, Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, buaya yang diduga menyerang korban diperkirakan memiliki panjang sekitar dua meter.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, buaya yang menyerang korban diperkirakan sekitar dua meter,” kata Arfah.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka akibat gigitan buaya dan dinyatakan meninggal dunia.

Polsek Bunyu kemudian melakukan pendataan di lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.

Arfah mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan perairan, khususnya Pantai Perusda, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan kemunculan satwa liar.

Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di kawasan perairan yang berpotensi menjadi habitat buaya.(*)

Editor : Sophian Hadi
Pantai Perusda polsek Bunyu bulungan