27 Titik WiFi Bulungan Hebat, 11 Lokasi Baru

Fijai RT • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:44 WIB
Kepala DKIP Bulungan Yunus Luat.
Kepala DKIP Bulungan Yunus Luat.

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (DKIP) Bulungan memperluas akses konektivitas digital melalui program WiFi Bulungan Hebat. Tahun ini, jumlah layanan internet gratis tersebut mencapai 27 titik, termasuk 11 lokasi baru yang tersebar di sejumlah fasilitas publik dan pelayanan masyarakat.

Kepala DKIP Bulungan, Yunus Luat mengatakan, penambahan titik WiFi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan akses internet kepada masyarakat. “Secara keseluruhan, terdapat 27 titik Wi-Fi Bulungan Hebat pada tahun 2026, dengan 11 lokasi baru yang dikembangkan untuk memberikan akses internet gratis bagi masyarakat,” kata Yunus kepada Radar Kaltara, Rabu (16/9).

Sebelas lokasi baru tersebut mencakup sejumlah ruang publik, fasilitas kesehatan, sekolah hingga pusat pelayanan pemerintahan. “Lokasi baru itu kita arahkan ke tempat-tempat yang memiliki aktivitas masyarakat, sehingga fasilitas internet gratis dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” ungkapnya.

Adapun 11 titik baru tersebut berada di Taman Bengkulung, Kecamatan Tanjung Palas Hulu, Taman Museum 1 dan Taman Museum 2 di Kecamatan Tanjung Palas Tengah serta Taman Majelis dan Ruang Tunggu Pelabuhan atau Tambangan di Kecamatan Tanjung Palas. 

“Kita memasang jaringan di sejumlah ruang publik agar masyarakat yang berada di kawasan tersebut dapat memperoleh akses internet,” jelasnya.

Selain itu, WiFi Bulungan Hebat juga dipasang di Gelanggang Olahraga Tanjung Palas Hilir, Puskesmas Tanjung Palas, SDN 012 Desa Pejalin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Rumah Jabatan Wakil Bupati serta IGD RSD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. 

“Fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat pelayanan juga menjadi perhatian karena konektivitas dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pelayanan dan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Yunus menegaskan, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyediakan akses internet, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif. “Kami ingin memastikan ruang publik, fasilitas kesehatan, sekolah, dan pusat pelayanan tidak hanya nyaman, tetapi juga terkoneksi dengan baik. Semoga fasilitas ini dimanfaatkan secara bijak, positif, dan produktif, baik untuk belajar, berusaha, maupun mengurus keperluannya,” tuturnya.

Masyarakat, lanjut dia, dapat memanfaatkan jaringan tersebut untuk pendidikan, literasi digital, pengembangan usaha lokal, memperoleh informasi, hingga mengakses berbagai layanan publik secara digital.

“Kami mengimbau masyarakat menggunakan WiFi Bulungan Hebat untuk kegiatan yang bermanfaat dan bersama-sama menjaga fasilitas yang telah disediakan agar bisa digunakan secara berkelanjutan,” ungkap Yunus.

Di sisi lain, penggunaan jaringan internet publik juga perlu diiringi dengan kesadaran keamanan digital. Masyarakat diminta menghindari penyebaran hoaks, menghormati pengguna lain, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi maupun informasi sensitif. 

“Dalam menggunakan jaringan publik, masyarakat tetap harus bijak dan aman berinternet, termasuk menjaga data pribadi dan informasi sensitif,” tegasnya.

Dengan bertambahnya 11 lokasi baru, Yunus berharap keberadaan 27 titik Wi-Fi Bulungan Hebat dapat semakin memperluas pemerataan konektivitas digital di Kabupaten Bulungan. “Melalui 27 titik WiFi Bulungan Hebat Tahun Anggaran 2026, kami terus mendorong pemerataan konektivitas digital dan pemanfaatan teknologi yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (jai)

 

Editor : Azward Halim
Pemkab Bulungan DKIP Bulungan wifi gratis