TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan mencatat peningkatan panjang jalan mantap hingga lebih dari 1.072,3 kilometer (km) pada 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan sebelumnya yang tercatat sepanjang 951,8 km.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, peningkatan konektivitas menjadi perhatian strategis Pemda Bulungan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus pemerataan pembangunan. “Kami terus memberikan perhatian besar terhadap peningkatan konektivitas antarwilayah dan pemenuhan layanan dasar masyarakat,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Rabu (16/9).
Menurutnya, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan juga diarahkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat. Karena itu, sejumlah ruas jalan interkoneksi strategis terus mendapat perhatian melalui program pembangunan daerah.
“Sektor jalan dan jembatan menjadi prioritas untuk memangkas ketimpangan serta memperlancar distribusi hasil pertanian masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu jalur yang terus didorong penanganannya adalah ruas Tanjung Palas-Salimbatu. Pemda Bulungan menempatkan jalan interkoneksi strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat akses antar wilayah. “Penanganan jalan interkoneksi strategis terus kami genjot sesuai target dan kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.
Selain jalan, pembangunan jembatan juga mengalami peningkatan. Jumlah jembatan di Bulungan tercatat bertambah dari 143 unit menjadi 158 unit pada 2026. “Pembangunan jembatan ini penting untuk membuka akses masyarakat di wilayah pelosok sehingga tidak lagi terisolasi,” ungkapnya.
Syarwani menegaskan, peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi bagian dari 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) yang ditetapkan Pemda Bulungan. “Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim