TANJUNG SELOR – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, dilakukan melalui sinergitas lintas sektor.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengendalikan dan memadamkan titik api agar tidak meluas serta menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, Kodim 0903/Bulungan, Yonif TP 880/Benuanta, UPTD KPH Bulungan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara, PMI Kabupaten Bulungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bulungan, serta pihak swasta di sekitar lokasi, bergerak bersama melakukan penanganan di lapangan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi karhutla yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.
Selain personel, dukungan peralatan pemadaman juga diperlukan untuk mempercepat proses pengendalian api, terutama pada kondisi medan yang sulit dijangkau.
Masing-masing unsur mengambil peran sesuai tugas dan kapasitasnya. Petugas di lapangan terus melakukan upaya pemadaman sekaligus memastikan api tidak menjalar ke area lain yang berpotensi memperluas wilayah terdampak.
Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mendorong keterlibatan seluruh pihak dalam pencegahan dan penanganan karhutla.
Hal ini mengingat kebakaran hutan dan lahan tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kualitas udara, aktivitas warga, serta kondisi ekosistem di sekitar lokasi kebakaran.
Selain penanganan ketika kebakaran terjadi, upaya pencegahan juga dinilai sangat penting.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar, terlebih pada kondisi cuaca yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Respons cepat dari masyarakat diharapkan dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api berkembang menjadi lebih besar.
Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi membutuhkan kepedulian serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
"Mari bersama mencegah karhutla, tidak membuka lahan dengan cara membakar, menjaga lingkungan, dan segera melaporkan setiap titik api yang ditemukan," ajak Bupati Bulungan, Syarwani. (*)
Editor : Sophian Hadi