Salat Istisqa di Bulungan, Dandim Ajak Warga Tak Bakar Lahan

Fijai RT • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 10:08 WIB
SALAT ISTISQA : Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja melaksanakan salat Istisqa di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Sabtu (5/9).
SALAT ISTISQA : Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja melaksanakan salat Istisqa di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Sabtu (5/9).

TANJUNG SELOR – Salat Istisqa digelar di Bulungan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan yang digelar Pengurus Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor bersama Kodim 0903/Bulungan dan Polresta Bulungan itu sekaligus menjadi momentum mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan karhutla, Sabtu (5/9).

Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja mengatakan, Salat Istisqa mengusung tema “Ikhtiar dan Munajat kepada Allah SWT, Memohon Hujan untuk Kebaikan Umat dan Keberkahan Negeri".

“Dengan dilaksanakannya Salat Istisqa secara serentak di Kabupaten Bulungan oleh seluruh elemen masyarakat, harapan kita semua semoga dikabulkan turunnya hujan,” kata Dhuwi kepada Radar Kaltara, Sabtu (5/9).

Menurut Dhuwi, hujan sangat dibutuhkan untuk membantu membasahi lahan yang terbakar sekaligus mencegah munculnya kebakaran baru. “Harapan kita dapat turun hujan sehingga dapat membasahi lahan-lahan yang terbakar dan mencegah adanya kebakaran di lahan yang baru di wilayah Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan hotspot pada Sabtu (5/9) pukul 09.20 WITA, masih terdapat tujuh titik panas di wilayah Bulungan dengan tingkat kepercayaan medium. 

"Kondisi tersebut menunjukkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla masih perlu dipertahankan," ujarnya 

Dhuwi berharap tidak kembali ditemukan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi. Selain ikhtiar melalui doa, kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran juga menjadi faktor penting. 

“Semoga sudah tidak ada lagi yang high. Dan semoga masyarakat insaf dan sadar untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat perlu terus bersinergi mencegah kebakaran agar tidak meluas. “Ini menjadi ikhtiar dan munajat kita bersama untuk kebaikan umat dan keberkahan negeri,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
Kodim 0903/Bulungan Salat Istisqa karhutla