KKB 2026 Jadi Panggung UMKM Bulungan, 80 Pelaku Usaha Siap Naik Kelas

Sophian Hadi • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:03 WIB
POTENSI: Wabup Kilat di arena Karya Kreatif Benuanta (KKB) yang digelar Bank Indonesia di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor. (FOTO: DKISP BULUNGAN)
POTENSI: Wabup Kilat di arena Karya Kreatif Benuanta (KKB) yang digelar Bank Indonesia di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor. (FOTO: DKISP BULUNGAN)

 

TANJUNG SELOR – Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 menjadi panggung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Lebih dari 80 pelaku UMKM dari Bulungan dan sekitarnya ambil bagian dalam KKB 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) bersama berbagai pihak di Kebun Raya Bundayati, Jalan Sengkawit, Tanjung Selor.

Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, turut menghadiri closing ceremony KKB 2026 pada Sabtu malam (29/8).

Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, 27–30 Agustus 2026.

Kilat menilai keberadaan UMKM dan ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sektor ini juga menjadi salah satu instrumen untuk mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, penguatan UMKM semakin penting di tengah tantangan ekonomi dan efisiensi pemerintahan yang sedang berlangsung.

Situasi tersebut harus direspons dengan kreativitas dan inovasi agar potensi ekonomi lokal tetap tumbuh.

“Dengan dukungan yang tepat, UMKM dan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penopang ekonomi yang dapat berkembang lebih pesat,” ujar Kilat.

Ia mengatakan KKB 2026 menjadi salah satu bentuk nyata dalam memberikan ruang kepada pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk sekaligus memperluas jejaring dan pasar.

Karena itu, Kilat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap kegiatan KKB yang digagas BI.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan pelestarian budaya daerah.

“UMKM semakin maju, budaya terus lestari sehingga ekonomi tetap tangguh,” katanya.

Pemkab Dorong Produk Desa Menembus Pasar Nasional

Kilat juga menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara yang terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan perekonomian, mengembangkan UMKM serta ekonomi kreatif,” ucapnya.

Di sisi lain, Pemkab Bulungan memastikan dukungan terhadap UMKM tidak berhenti pada kegiatan pameran.

Pemerintah daerah terus menjalankan sejumlah program untuk memperkuat produk lokal, mulai dari pengembangan hingga pemasaran.

Salah satunya melalui program Satu Desa Satu Produk yang diarahkan untuk menggali dan memperkuat produk khas masing-masing desa.

Pelaku UMKM juga mendapat dukungan teknis serta bantuan sarana dan prasarana penunjang usaha, seperti gerobak dan berbagai peralatan produksi maupun pemasaran.

Upaya memperluas pasar juga terus dilakukan.

Pemkab Bulungan mendorong produk UMKM lokal agar tidak hanya beredar di pasar daerah, tetapi mampu masuk ke pasar nasional melalui berbagai kegiatan Bazaar UMKM dan channeling.

Salah satu peluang yang dibuka adalah pemasaran melalui Sarinah di Jakarta, sehingga produk lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk dikenal konsumen di luar daerah.

“Ini untuk mendorong peningkatan omzet UMKM,” kata Kilat.

Menurutnya, semakin luas akses pasar yang dimiliki UMKM, semakin besar pula peluang pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas produksi, pendapatan dan kesejahteraan.

KKB 2026 pun diharapkan tidak sekadar menjadi ajang memamerkan produk.

Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, membangun jejaring usaha, membuka akses pasar baru dan mendorong produk lokal Bulungan naik kelas hingga mampu bersaing di tingkat nasional.(*)

 

Editor : Sophian Hadi
KKB2026 bank indonesia Wabub