TANJUNG SELOR – Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 bukan sekadar panggung untuk memamerkan produk lokal.
Perhelatan yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara ini berhasil mencatat transaksi UMKM hingga Rp4,87 miliar, sekaligus membuka jalan bagi produk-produk unggulan Kaltara menembus pasar mancanegara.
Capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam penyelenggaraan KKB 2026 yang puncaknya berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Bulungan.
Nilai transaksi tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,49 miliar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, mengatakan peningkatan transaksi tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap produk yang dihasilkan pelaku UMKM daerah.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan Event Karya Kreatif Benuanta 2026 mendapatkan atensi dan animo yang luar biasa dari masyarakat di Kalimantan Utara,” kata Agus dalam sambutan penutupan KKB 2026 pada Sabtu malam (29/8).
Namun, cerita sukses KKB tahun ini tidak berhenti pada transaksi di dalam daerah.
Produk UMKM Kaltara juga mulai mendapatkan perhatian dari pasar luar negeri.
Melalui agenda business matching, pelaku UMKM dipertemukan dengan buyer dari Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bisnis senilai Rp2,95 miliar.
Menurut Agus, capaian itu menjadi bukti bahwa produk unggulan Kaltara memiliki peluang untuk bersaing di pasar internasional.
“Hal ini menunjukkan bahwa produk unggulan Kaltara dapat bersaing dan memiliki pasar sampai ke mancanegara,” ujarnya.
Dukungan terhadap UMKM juga datang dari sektor perbankan.
Sepanjang 2026, penyaluran kredit perbankan kepada pelaku UMKM di Kaltara mencapai Rp3,83 miliar.
Yang menarik, angka tersebut sudah mencapai 145 persen dari target tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp2,65 miliar.
Agus menilai capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan lembaga keuangan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah di Kaltara.
“Hal ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan lembaga keuangan terhadap potensi dan kinerja UMKM di Kalimantan Utara sebagai pilar penggerak ekonomi daerah,” jelasnya.
Ribuan Orang Meramaikan KKB
Dari sisi pengunjung, KKB 2026 juga mendapat respons positif. Selama tiga hari pelaksanaan, ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Utara memadati rangkaian kegiatan.
Bahkan, kemeriahan KKB tidak hanya menarik perhatian masyarakat Kaltara.
Sejumlah pengunjung dari luar daerah turut hadir menikmati berbagai agenda yang disiapkan.
KKB 2026 pun tidak hanya berorientasi pada transaksi.
Ruang bagi ekonomi kreatif dan talenta muda lokal turut diperbesar melalui berbagai forum, kompetisi dan kegiatan kreatif yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Panggung KKB akhirnya ditutup dengan suguhan yang mengangkat kekayaan budaya Kaltara.
Fashion show menjadi salah satu agenda penutup yang menampilkan keindahan wastra khas daerah.
Karya-karya terbaik dari Fashion Design Competition tingkat SMA/SMK diperagakan dalam acara tersebut.
Penampilan juga diisi oleh Ketua Dekranasda, Dharma Wanita Persatuan Provinsi dan kabupaten/kota se-Kaltara, serta Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia.
Agus memberikan apresiasi kepada Dekranasda Provinsi dan kabupaten/kota yang dinilai konsisten berkolaborasi dalam menjaga sekaligus mengembangkan wastra Kaltara.
Menurutnya, wastra bukan hanya produk budaya, tetapi juga memiliki peluang ekonomi apabila mampu dikembangkan dan dipasarkan secara kreatif.
“Atas nama KPw BI Kaltara, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif Kalimantan Utara,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan seluruh instansi yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKB 2026.
Agus menegaskan, capaian yang diraih KKB menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi ke depan.
Sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, pelaku UMKM dan masyarakat diharapkan mampu membuat ekonomi Kaltara semakin kuat.
“Kami optimis perekonomian Kalimantan Utara akan tumbuh semakin tangguh, inklusif dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Setelah seluruh rangkaian seremoni dan fashion show selesai, suasana penutupan KKB 2026 semakin semarak. Masyarakat disuguhi penampilan artis ibu kota Jaz yang menjadi hiburan pamungkas sekaligus menandai berakhirnya rangkaian Karya Kreatif Benuanta 2026.
KKB 2026 pun meninggalkan catatan bukan hanya tentang meriahnya sebuah event, tetapi juga tentang bagaimana produk lokal Kaltara mulai memiliki nilai ekonomi yang semakin besar—dari pasar daerah hingga membuka peluang menuju pasar internasional.(*)
Editor : Sophian Hadi