TANJUNG SELOR — Pemkab Bulungan mengevaluasi pelaksanaan Integrated Area Development (IAD) Lanskap Kayan sebagai upaya memastikan program pembangunan berjalan sinergis dan berkelanjutan. Evaluasi tersebut dipimpin Sekda Bulungan H. Risdianto.
Dalam rapat tersebut, Risdianto menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dan mitra strategis dalam menjalankan program IAD Lanskap Kayan. “Kita perlu memperkuat sinergi dan koordinasi antara perangkat daerah dengan mitra strategis pembangunan agar pelaksanaan IAD dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan,” kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Sabtu (22/8).
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan agar program yang dijalankan tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap perangkat daerah terkait diharapkan dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya dalam mendukung pengembangan IAD Lanskap Kayan.
“Seluruh perangkat daerah terkait harus memiliki langkah yang jelas dan terkoordinasi dalam pelaksanaan program IAD,” katanya.
Risdianto juga mendorong perangkat daerah segera menyusun road map pelaksanaan IAD. Dokumen tersebut dinilai penting sebagai panduan dalam menentukan program, target, tahapan pelaksanaan, hingga pembagian peran masing-masing pihak.
“Kami berharap perangkat daerah terkait segera menyusun road map pelaksanaan IAD sehingga arah dan tahapan program dapat lebih terukur,” jelasnya.
Selain penyusunan road map, Pemda Bulungan meminta perangkat daerah membangun komunikasi intensif dengan mitra strategis pembangunan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program sekaligus menjaga keberlanjutan IAD Lanskap Kayan.
“Komunikasi dengan mitra strategis harus terus dibangun agar program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat saling mendukung,” tegas Risdianto.
Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya Pemda Bulungan memastikan pelaksanaan IAD Lanskap Kayan memiliki arah pembangunan yang jelas dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi lintas perangkat daerah dan mitra pembangunan, program diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi pembangunan Kabupaten Bulungan.
“Yang terpenting, seluruh pihak dapat bergerak bersama agar pelaksanaan IAD Lanskap Kayan berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim