Asprov PSSI Kaltara Genjot Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Fijai RT • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:19 WIB
MENYAPA : Ketua Asprov PSSI Kaltara Syarwani menyapa pelajar di Bulungan.
MENYAPA : Ketua Asprov PSSI Kaltara Syarwani menyapa pelajar di Bulungan.

TANJUNG SELOR – Pembinaan sepak bola usia dini terus digencarkan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltara. Sebanyak 19 sekolah di Kecamatan Peso, Bulungan mendapat bantuan bola sebagai bagian dari program pembinaan olahraga prestasi sekaligus penjaringan talenta muda.

Ketua Asprov PSSI Kaltara, Syarwani mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program kerja PSSI yang diamanahkan kepada Asprov di daerah. “Ini menjadi bagian daripada pembinaan olahraga prestasi sepak bola yang kita harapkan dimulai sejak usia dini,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (17/8).

Bantuan menyasar 19 satuan pendidikan yang terdiri atas 11 SD, tujuh SMP termasuk satuan pendidikan satu atap serta satu SLTA. Masing-masing sekolah menerima lima bola sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai hampir 100 bola. 
“Kita ingin ini menjadi bagian dari desain besar pembangunan olahraga sepak bola di Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung dan diterima perwakilan kepala sekolah maupun guru dari masing-masing satuan pendidikan. Menurut Syarwani, dukungan sarana olahraga di sekolah penting agar pembinaan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi dimulai dari aktivitas rutin para pelajar. 
“Pembinaan sepak bola harus dimulai dari usia dini sehingga potensi yang ada bisa terus dikembangkan,” tuturnya.

Program pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mendukung persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara 2026. Ajang tersebut diharapkan menjadi ruang untuk melihat dan menyeleksi pemain muda potensial dari kabupaten/kota se-Kaltara. 
“Melalui Porprov nanti, mudah-mudahan kita bisa melakukan seleksi untuk mempersiapkan tim sepak bola Kaltara menghadapi Pra-PON 2027,” jelasnya.

Ia menargetkan proses pembinaan dan seleksi berjenjang dapat menghasilkan tim yang kompetitif hingga level nasional. “Target akhirnya tentu Kaltara bisa lolos dan tampil di PON 2028,” tegasnya.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dari tingkat sekolah akan memperbesar peluang munculnya bibit-bibit pesepak bola baru. “Kita berharap semakin banyak talenta muda yang tumbuh dan berkembang, sehingga nantinya bisa membawa nama Bulungan dan Kalimantan Utara di level nasional,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
Asprov PSSI Kaltara PSSI Kaltara Syarwani