Tutup POP 2026, Bupati Bulungan Dorong Pembinaan Atlet Muda Sejak Dini

Taslee • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:04 WIB
PENUTUPAN : Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan hadiah kepada atlet-atlet usia dini yang menjadi juara di POP 2026.
(Taslee/Radar Tarakan)
PENUTUPAN : Bupati Bulungan Syarwani menyerahkan hadiah kepada atlet-atlet usia dini yang menjadi juara di POP 2026. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR - Pekan Olahraga Pelajar (POP) 2026 yang dirangkai dengan kompetisi olahraga prestasi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi ditutup oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si, baru-baru ini di Stadion Andi Tjatjok, Tanjung Selor.


Penutupan tersebut berlangsung semarak dengan turut dihadiri para pelajar, guru pendamping, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Bupati Syarwani juga menyempatkan diri menyaksikan langsung pertandingan final sepak bola mini tingkat SD yang mempertemukan SD Negeri 020 dengan SD Negeri 002.

Pertandingan final berlangsung ketat. Kedua tim menampilkan permainan terbaik dan semangat juang tinggi hingga akhirnya SD Negeri 002 berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan SD Negeri 020 dengan skor tipis 1-0.

Usai pertandingan, Bupati Syarwani menyerahkan medali kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang dinilai telah menunjukkan semangat sportivitas selama mengikuti rangkaian kompetisi.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan pada tingkat SD meliputi sepak bola mini, bola voli dan tenis meja.

Kompetisi tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Bulungan.

Dalam sambutannya, Bupati Syarwani mengatakan, kegiatan olahraga pelajar memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat, kemampuan serta kepercayaan diri.

Selain itu, kompetisi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, kerja sama dan semangat pantang menyerah sejak usia dini.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses yang berkelanjutan dan dimulai sejak tingkat pelajar sehingga potensi-potensi olahraga di daerah dapat ditemukan dan dikembangkan secara maksimal.

“Dengan adanya Pekan Olahraga Pelajar ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan atlet-atlet muda Bulungan, dan sekaligus menjadi langkah awal dalam menemukan bibit-bibit olahraga berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat pertandingan,” ujar Bupati.

Selain menutup rangkaian kompetisi tingkat SD, Bupati Syarwani juga turut membagikan bola kepada sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bulungan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas olahraga di lingkungan sekolah sekaligus mendorong para pelajar agar lebih aktif berolahraga.

Bupati menilai ketersediaan sarana dan prasarana menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pembinaan olahraga.

Dengan fasilitas yang memadai, sekolah diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi para siswa untuk berlatih dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sementara itu, kompetisi olahraga prestasi tingkat SLTP/SMP dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 18 Agustus 2026.

Pelaksanaan kompetisi tersebut diharapkan kembali memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari proses penjaringan atlet muda potensial di Kabupaten Bulungan.

Melalui penyelenggaraan POP secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen mendorong budaya olahraga di kalangan pelajar. Tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, sportif dan memiliki semangat kompetitif yang positif. (*)

Editor : Sophian Hadi
olahraga pelajar Bupati Syarwani bulungan