Disperta Bulungan Verifikasi 150 Hektare CPCL

Fijai RT • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:07 WIB
VERIFIKASI LAHAN SAWIT : Tim Disperta Bulungan melakukan identifikasi dan verifikasi CPCL program PSR.
VERIFIKASI LAHAN SAWIT : Tim Disperta Bulungan melakukan identifikasi dan verifikasi CPCL program PSR.

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan melakukan verifikasi Calon Petani Calon Lahan (CPCL) untuk mempercepat Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dari hasil identifikasi lapangan, sebanyak 150 hektare (ha) lahan plasma kemitraan PT Sanjung Makmur masuk dalam usulan awal PSR pola kemitraan.

Kepala Disperta Bulungan, Kristiyanto mengatakan, verifikasi dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi lahan dan calon penerima program. 

“Identifikasi dan kunjungan CPCL dilakukan untuk memastikan usulan peremajaan sawit sesuai dengan kondisi lahan dan petani di lapangan,” kata Kristiyanto kepada Radar Kaltara, Jumat (14/8).

Verifikasi tersebut menyasar lahan plasma yang tersebar di Desa Ambalat, Pentian, Kendari, Anjar Arif, Bunau dan Kelincauan. Berdasarkan hasil pengecekan awal, Desa Bunau memiliki usulan 36 ha dari 18 bidang lahan, Kelincauan 24 ha atau 12 bidang, Kendari 30 ha atau 15 bidang, Anjar Arif 30 ha atau 15 bidang serta desa lainnya 30 ha atau 15 bidang.

"Percepatan PSR menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat," ungkapnya.

Peremajaan, sambung Kristiyanto, diperlukan untuk mendorong tanaman sawit kembali produktif sekaligus memperbaiki tata kelola perkebunan. “Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit rakyat sekaligus mendorong efisiensi tata kelola perkebunan,” ujarnya.

Selain meningkatkan produktivitas, program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan ekonomi petani. Karena itu, Disperta Bulungan terus mendorong sinergi antar pemerintah, petani dan perusahaan mitra dalam setiap tahapan pelaksanaan PSR.

“Sinergi antar pemerintah, petani dan perusahaan mitra perlu diperkuat agar program peremajaan sawit dapat berjalan sesuai tahapan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Hasil verifikasi lapangan tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk proses pengusulan program PSR. Disperta Bulungan berharap pelaksanaan peremajaan dapat berjalan tepat sasaran sehingga memberikan dampak terhadap produktivitas sekaligus pendapatan masyarakat. 

“Harapannya, program ini dapat mendukung peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat keberlanjutan ekonomi petani sawit di Bulungan,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
CPCL kepala sawit pemkab bulungan dispertan