TANJUNG SELOR – Polda Kaltara memperkuat sinergi dengan Lembaga Adat Dayak (LAD) Kaltara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ini ditegaskan melalui kunjungan silaturahmi Kapolda Kaltara ke kediaman Ketua Umum LAD Kaltara Drs Henoch Merang, Sabtu (15/8).
Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto didampingi Wakapolda, Irwasda, Karoops, Karo SDM, Dirintelkam, Dirlantas dan Dirbinmas Polda Kaltara. Kedatangan rombongan disambut hangat Henoch Merang bersama jajaran pengurus LAD Kaltara.
“Kedatangan kami selain untuk bersilaturahmi juga untuk permisi kepada para tokoh adat dan memohon izin bergabung menjadi bagian dari masyarakat Kalimantan Utara,” kata Agus kepada Radar Kaltara, Sabtu (15/8).
Menurutnya. sebagai pejabat baru, dia menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan untuk memimpin Polda Kaltara sekaligus meminta dukungan tokoh adat dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Kami ingin mendengarkan masukan dan saran untuk Polda Kaltara, terutama dalam rangka bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.
Dikatakan, keberadaan tokoh adat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan. Komunikasi dengan lembaga adat dinilai dapat memperkuat pendekatan kepolisian kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang untuk menyerap berbagai persoalan di tengah masyarakat. “Masukan dan pandangan dari tokoh masyarakat maupun tokoh adat sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Utara,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum LAD Kaltara Drs Henoch Merang mengapresiasi kunjungan Kapolda beserta jajaran. Dia menyebut LAD Kaltara memiliki hubungan historis dengan Polda Kaltara sejak awal terbentuk dan diresmikannya Polda Kaltara.
“LAD Kaltara berkomitmen untuk terus mendukung Polda Kaltara dalam menjaga keamanan, ketertiban dan keharmonisan masyarakat di Kalimantan Utara,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran LAD Kaltara juga memperkenalkan para pengurus dan tokoh adat kepada Kapolda. Henoch turut menjelaskan keberagaman subrumpun serta kekayaan budaya Dayak yang ada di Kalimantan Utara.
“Lembaga adat memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, nyaman dan tenteram,” tuturnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan lembaga adat dalam menjaga persatuan serta keharmonisan masyarakat.
“Sinergi antara Polda Kaltara dan lembaga adat diharapkan semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kalimantan Utara,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim