TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan memperketat imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul munculnya sejumlah kejadian karhutla dalam beberapa hari terakhir.
Bupati Bulungan, Syarwani meminta masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Dikatakan, kondisi cuaca yang cenderung panas meningkatkan potensi api cepat menjalar apabila terjadi pembakaran lahan. Karena itu, masyarakat diminta ikut berperan mencegah karhutla sejak dari lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (11/8).
Menurutnya, pembakaran hutan dan lahan bukan hanya berpotensi menyebabkan kebakaran meluas, tetapi juga dapat mengganggu lingkungan dan masyarakat sekitar. Untuk itu, setiap aktivitas pembukaan lahan perlu dilakukan dengan cara yang tidak memicu munculnya api.
“Hindari praktik membuka lahan dengan cara membakar,” ungkapnya.
Syarwani meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan kebakaran maupun titik api. Pelaporan secara cepat dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan sebelum api meluas.
“Segera laporkan kebakaran kepada kepolisian atau aparat setempat jika melihatnya,” tegasnya.
Selain pembakaran lahan, masyarakat diingatkan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Sumber api kecil dapat menjadi pemicu kebakaran ketika berada di kawasan dengan vegetasi dan kondisi lahan yang kering.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan. Kita harus bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” katanya.
Pemda Bulungan menegaskan larangan membakar hutan dan lahan juga memiliki dasar hukum. Larangan tersebut merujuk pada UU RI Nomor 32 Tahun 2009 Pasal 108, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu karhutla.
"Aturanya sudah jelas," tegasnya.
Ia menekankan, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah munculnya titik api sekaligus meminimalkan risiko kebakaran meluas.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan kebakaran,” pungkasnya. (jai)