TANJUNG SELOR – Empat titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di Bulungan, Senin (10/8). Kebakaran tersebar di Desa Tanjung Agung, Apung, Tanah Kuning dan Selimau.
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Widi Kustanto mengatakan, empat titik karhutla tersebut diketahui berdasarkan laporan masyarakat yang diterima BPBD. “Hari ini berdasarkan laporan masyarakat terdapat empat titik karhutla dan sekarang ini petugas gabungan masih melakukan upaya pemadaman,” kata Widi kepada Radar Kaltara, Senin (10/8).
Widi menyebut, dalam beberapa hari terakhir terdapat dua wilayah kecamatan yang dinilai rawan terjadi karhutla, yakni Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur. Menurutnya, pemantauan terhadap wilayah rawan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi.
“Ada dua wilayah kecamatan yang rawan terjadi karhutla, yakni Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, lahan yang terbakar umumnya merupakan lahan milik warga. Namun, BPBD belum dapat memastikan penyebab kebakaran di sejumlah titik tersebut.
“Umumnya, lahan yang terbakar merupakan lahan milik warga. Namun, untuk penyebabnya kami belum mengetahui secara pasti,” jelasnya.
Widi mengingatkan masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang cukup panas dalam beberapa hari terakhir sehingga api lebih mudah muncul dan berpotensi meluas.
“Kami sudah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya.
Selain itu, BPBD Bulungan meminta masyarakat ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla. Widi berharap warga tidak melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.
“Kami mohon kerja sama masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran, apalagi dalam beberapa hari terakhir kondisi cuaca cukup panas sehingga berpotensi terjadi kebakaran,” katanya.
Kendati demikian, BPBD Bulungan memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla terus dilakukan. Pemantauan terhadap wilayah rawan akan ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas. “BPBD Bulungan akan terus melakukan upaya untuk mengantisipasi karhutla,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim