TANJUNG SELOR – Pendangkalan terjadi di dermaga kedatangan Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor. Kondisi tersebut membuat speedboat kesulitan bersandar.
Kepala Pos Pelabuhan Kayan II UPP Kelas II Tanjung Selor, Mulyono mengatakan, kondisi dermaga sudah tidak memungkinkan digunakan untuk aktivitas sandar speedboat saat air surut. “Kami akan segera bersurat ke Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan untuk dilakukan pengerukan. Kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk speedboat bersandar di dermaga kedatangan, terutama saat air surut,” kata Mulyono kepada Radar Kaltara, Senin (10/8).
Menurut dia, pendangkalan membuat aktivitas naik-turun penumpang harus dialihkan sementara ke dermaga keberangkatan. “Kalau air surut, kedalamannya bahkan tidak sampai satu meter. Pasir sudah mulai kelihatan. Untuk sementara, bongkar muat penumpang kami lakukan di dermaga keberangkatan,” ungkapnya
Namun, kondisi dermaga keberangkatan juga mulai terdampak pendangkalan. Mulyono menyebut speedboat harus melakukan penyesuaian saat akan merapat ke dermaga.
“Dermaga keberangkatan juga sudah mulai mengalami pendangkalan. Mesin speedboat harus digantung agar bisa bersandar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Bulungan Khairul mengatakan, pengerukan belum dapat dilakukan tahun ini karena tidak tersedia anggaran untuk kegiatan tersebut.
“Untuk tahun ini dipastikan tidak ada kegiatan pengerukan. Kemungkinan akan kami usulkan dalam APBD 2027,” kata Khairul.
Untuk sementara, lanjut dia, aktivitas penumpang yang tiba di Pelabuhan Kayan II akan diarahkan ke dermaga keberangkatan ketika kondisi air surut. “Kalau air surut, aktivitas kedatangan penumpang dilakukan di dermaga keberangkatan. Tetapi kalau air sedang pasang, masih bisa dilakukan di dermaga kedatangan,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim