Perkuat Ketahanan Daerah, Pemkab Bulungan Tegaskan Satlinmas Harus Selalu Siap Hadir Melindungi Masy

Taslee • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 14:36 WIB
DIKUKUHKAN : Prosesi pengukuhan puluhan anggota Satlinmas Kecamatan Bunyu.
(Taslee/Radar Tarakan)
DIKUKUHKAN : Prosesi pengukuhan puluhan anggota Satlinmas Kecamatan Bunyu. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat kapasitas Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) sebagai garda terdepan dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan perlindungan warga di tingkat desa maupun kelurahan. 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengukuhan sekaligus pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi 30 anggota Satlinmas Kecamatan Bunyu yang dilaksanakan, baru-baru ini di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Bunyu Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Bulungan itu dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Bulungan, H. Jamal, SH, MAP.

Dalam sambutannya, H. Jamal menegaskan bahwa keberadaan Satlinmas memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, anggota Satlinmas merupakan ujung tombak yang selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga dituntut memiliki kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugas.

“Satlinmas bukan hanya menjadi mitra pemerintah, aparat keamanan, maupun pemerintah desa dan kelurahan. Lebih dari itu, Satlinmas adalah bagian dari masyarakat yang harus selalu hadir ketika dibutuhkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, peran Satlinmas sangat luas, mulai dari membantu menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, mendukung penanggulangan bencana, mengamankan penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada, hingga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kondisi darurat, anggota Satlinmas juga menjadi unsur yang diharapkan mampu memberikan perlindungan dan pertolongan awal kepada masyarakat sebelum bantuan dari instansi terkait tiba di lokasi.

Karena itu, peningkatan kapasitas melalui kegiatan bimbingan teknis dinilai menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi, anggota Satlinmas diharapkan mampu menjalankan perannya secara profesional, cepat, dan tepat sesuai dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.

H. Jamal menambahkan, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban di daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk Satlinmas yang menjadi bagian penting dari sistem perlindungan masyarakat di tingkat lokal.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti bimtek dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan saat kembali bertugas di lingkungan masing-masing.

Pelaksanaan bimtek tersebut memiliki dasar hukum yang kuat.

Salah satunya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Perlindungan Masyarakat yang menegaskan bahwa penyelenggaraan perlindungan masyarakat merupakan salah satu urusan pemerintahan dalam memberikan rasa aman dan perlindungan kepada warga.

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Permendagri Nomor 42 Tahun 2017 yang menjadi pedoman peningkatan kapasitas anggota Satlinmas agar memiliki kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang memadai dalam melaksanakan tugas secara profesional, terarah, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap anggota Satlinmas di Kecamatan Bunyu semakin siap menjalankan amanah sebagai pelindung masyarakat serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif demi mendukung pembangunan daerah. (*)

Editor : Sophian Hadi
kamtibmas Linmas Bunyu bulungan