Bupati Buka Gunung Putih Super League, Ajak Junjung Sportivitas

Taslee • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:47 WIB
SUPER LEAGUE : Bupati Bulungan Syarwani dalam momen pembukaan ajang sepak bola di Kecamatan Tanjung Palas.
(Taslee/Radar Tarakan)
SUPER LEAGUE : Bupati Bulungan Syarwani dalam momen pembukaan ajang sepak bola di Kecamatan Tanjung Palas. (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG PALAS – Turnamen sepak bola Gunung Putih Super League resmi bergulir setelah dibuka langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., di Lapangan Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, baru-baru ini.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat, tokoh desa, pemuda, serta puluhan pemain dari tim peserta yang siap bersaing memperebutkan gelar juara.

Menariknya, Bupati Syarwani tidak hanya membuka turnamen secara seremonial, tetapi juga ikut turun ke lapangan memainkan pertandingan perdana bersama sejumlah peserta dan tokoh masyarakat.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bulungan itu disambut antusias masyarakat yang memadati lapangan sejak sore hari.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna Karya Bersama selaku penyelenggara yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.

Menurutnya, penyelenggaraan turnamen sepak bola bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan bakat atlet lokal serta mempererat tali silaturahmi antarwarga di Desa Gunung Putih maupun desa-desa sekitarnya.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Gunung Putih Super League ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah pembinaan bakat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Selamat bertanding kepada seluruh tim yang berpartisipasi,” ujar Syarwani.

Ia berharap turnamen tersebut dapat melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Bulungan pada berbagai ajang olahraga, baik di tingkat daerah maupun yang lebih tinggi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial tim, maupun para suporter agar menjaga ketertiban selama kompetisi berlangsung.

Ia menegaskan bahwa pertandingan olahraga harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, bukan sebaliknya memicu perselisihan.

“Kemenangan memang penting, tetapi persaudaraan dan kebersamaan jauh lebih utama. Karena itu saya mengajak seluruh peserta dan penonton untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif hingga turnamen berakhir,” pesannya.

Bupati juga berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui Gunung Putih Super League dapat terus dipelihara dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk menghadirkan kegiatan olahraga yang mampu membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat.

Turnamen yang digagas Karang Taruna Karya Bersama tersebut diharapkan menjadi agenda olahraga yang berkelanjutan.

Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kompetisi ini juga menjadi ruang bagi para pesepak bola lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya serta meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di tingkat desa. (*)

Editor : Sophian Hadi
Gunung Putih Bupati Syarwani olahraga