Pemkab Bulungan Perkuat Gerakan Literasi hingga Desa

Fijai RT • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 21:58 WIB
LITERASI: Pelaksanaan Musda I forum TBM  Bulungan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bulungan.
LITERASI: Pelaksanaan Musda I forum TBM Bulungan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bulungan.

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus  memperkuat budaya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal tersebut ditegaskan saat pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) I Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bulungan 2026.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setkab Bulungan, Septi Ding menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegiat literasi, pengelola TBM dan berbagai pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan Musda pertama Forum TBM Bulungan.
"Pemkab Bulungan mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pegiat literasi, pengelola TBM serta semua pihak yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga Musda ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Bulungan," kata Septi kepada Radar Kaltara, Kamis (30/7).

Menurutnya, keberadaan TBM memiliki peran strategis, bukan sekadar menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi ruang belajar, berbagi pengetahuan, mengembangkan kreativitas sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.
"Di era digital seperti sekarang, TBM memiliki peran yang semakin penting dalam membangun budaya membaca, meningkatkan kecakapan hidup, memperluas wawasan serta membentuk karakter masyarakat yang cerdas dan berdaya saing," ungkapnya.

Ia berharap Musda menjadi forum yang mampu menghasilkan evaluasi program sekaligus menyusun langkah strategis pengembangan organisasi. Selain memilih kepengurusan baru, forum tersebut juga diharapkan mempererat sinergi antar pengelola TBM di Bulungan.
"Kepengurusan yang terpilih nantinya diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperluas jaringan literasi hingga ke desa-desa, sekaligus membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai komunitas sehingga gerakan literasi menjadi gerakan bersama," jelasnya.

Septi menambahkan, Pemda Bulungan akan terus mendukung berbagai program penguatan literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM daerah. Menurutnya, masyarakat yang gemar membaca akan memiliki kemampuan berpikir lebih kreatif, inovatif, produktif serta siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
"Kami juga mengajak seluruh pengelola TBM untuk terus berinovasi menghadirkan layanan yang menarik, memanfaatkan teknologi digital secara bijak, serta menjadikan TBM sebagai pusat kegiatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat," ungkapnya.

Melalui Musda I Forum TBM Kabupaten Bulungan, pemerintah berharap lahir berbagai gagasan dan program kerja yang mampu memperkuat pendidikan non formal sekaligus meningkatkan budaya literasi masyarakat secara berkelanjutan.
"Semoga menghasilkan kepengurusan dan program kerja terbaik untuk memajukan pendidikan nonformal serta budaya literasi di Kabupaten Bulungan," pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
pemkab bulungan bulungan literasi