Bupati Dorong Kemajuan Desa sebagai Pondasi Pembangunan Daerah

Taslee • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47 WIB
SOLID : Bupati Bulungan Syarwani, beraktivitas bersama puluhan Kepala Desa baru-baru ini. 
(Taslee/Radar Tarakan)
SOLID : Bupati Bulungan Syarwani, beraktivitas bersama puluhan Kepala Desa baru-baru ini.  (Taslee/Radar Tarakan)

 

TANJUNG SELOR - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan baru saja menyelesaikan pelaksanaan Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan.

Momentum tersebut menjadi tempat untuk menyatukan visi pembangunan Kabupaten Bulungan yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala desa yang antusias hadir.

Ia menegaskan bahwa retreat ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah forum bersama atau "Madu Ngempada" bagi unsur pemerintah daerah dan jajaran pemerintahan desa.

"Kegiatan ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun karakter, mempererat sinergi, dan menyamakan persepsi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik," ujar Bupati. 

Ditegaskan, desa adalah fondasi utama pembangunan Kabupaten Bulungan. Kemajuan daerah ini sangat ditentukan oleh kemajuan desa-desa di dalamnya.

Oleh karena itu, kepala desa memegang peranan yang sangat strategis sebagai pemimpin, pelayan, sekaligus penggerak pembangunan dan penjaga keharmonisan masyarakat.

Di era perubahan saat ini, Bupatimengingatkan bahwa tantangan pembangunan desa kian rumit.

Pengelolaan keuangan desa dituntut semakin akuntabel, pelayanan publik harus lebih cepat dan berkualitas, serta pembangunan harus bersifat partisipatif dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Melalui retreat ini, para kepala desa diharapkan membawa pulang wawasan baru, penguatan manajerial, dan semangat kolaborasi yang kuat demi memberikan pelayanan terbaik.

Secara tegas, Bupati Syarwani juga mengingatkan para kepala desa untuk selalu menjunjung tinggi integritas dan mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kelola desa secara transparan, akuntabel, dan hindari hal-hal yang berdampak pada penyalahgunaan wewenang. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga," pesannya secara mendalam.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Bulungan berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas pemerintahan desa melalui berbagai program pembinaan.

Di akhir sambutan sebelum membuka acara secara resmi, Bupati mengingatkan kembali mengenai visi besar Kabupaten Bulungan, yaitu mewujudkan Kabupaten Bulungan yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau yang berkelanjutan.

Syarwani meyakini, kemajuan Kabupaten Bulungan tercermin dari kemajuan 10 kecamatan yang ada, dan kemajuan kecamatan tersebut lahir dari kemajuan desa-desanya.

"Cerminan kemajuan daerah diukur dari bagaimana kemajuan pembangunan di desa-desa. Untuk itu kita mengharapakan, peran kepala desa semakin kuat dalam menjalankan tugas pelayanan dan pembangunan di wilayah masing-masing," tutup bupati. (*)

Editor : Sophian Hadi
Penkab retreat Bupati Syarwani bulungan