TANJUNG SELOR - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-21 Tingkat Kecamatan Tanjung Selor resmi ditutup akhir pekan tadi, di Masjid Jami' Al-Baroqah Selimau 1, Kelurahan Tanjung Selor Timur.
Penutupan dilakukan Camat Tanjung Selor H. Eros Sunarmin, S.E., M.A.P. mewakili Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Camat, Pemerintah Kabupaten Bulungan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari panitia, LPTQ, dewan hakim, aparat keamanan, tenaga kesehatan, sponsor, relawan hingga masyarakat.
Bupati menegaskan MTQ tidak berhenti sebagai ajang perlombaan, melainkan menjadi bagian dari proses pembinaan umat agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Alquran.
"Prestasi yang diraih para peserta tentu patut disyukuri. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Alquran mampu membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, jujur, disiplin, amanah, dan peduli terhadap sesama," demikian kutipan sambutan Bupati.
la berharap semangat yang tumbuh selama penyelenggaraan MTQ terus berlanjut melalui pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir, fahmil Quran, syarhil Quran, kaligrafi, serta cabang-cabang lainnya secara berkesinambungan.
"Pemerintah Kabupaten Bulungan berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan kehidupan keagamaan melalui penguatan LPTQ, taman pendidikan Al-Quran, rumah tahfiz, pondok pesantren, madrasah, serta berbagai program yang mendorong lahirnya generasi Qurani," ujar Bupati dalam sambutannya.
Kepada para juara, Bupati mengucapkan selamat dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama Kecamatan Tanjung Selor pada MTQ tingkat Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, hingga tingkat nasional.
Sementara peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat karena keikutsertaan dalam MTQ merupakan bentuk kecintaan terhadap Alquran sekaligus bekal untuk meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, pemerintah secara konsisten menunjukkan komitmen mereka terhadap dukungan kegiatan keagamaan di Kabupaten Bulungan.
Hal itu merupakan wujud pembinaan berlanjut terhadap generasi-generasi muda Bulungan, serta dukungan terhadap kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat. (*)
Editor : Sophian Hadi