Pemkab Bulungan Perkuat Sinergi Pembangunan Hijau

Taslee • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 22:48 WIB
PIMPIN APEL: Bupati Bulungan Syarwani memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemkab Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN
PIMPIN APEL: Bupati Bulungan Syarwani memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemkab Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berbasis lingkungan.

Salah satunya melalui aksi penanaman pohon endemik yang melibatkan puluhan kepala desa dalam rangkaian Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan Tahun 2026 di kawasan Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Rabu (22/7).

Mengusung tema "Madu Ngempada Tenguyun Berdesa: Merajut Masa Depan Desa, Membangun Bulungan Berdaulat", kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara Pemkab Bulungan dan pemerintah desa dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pembangunan hijau yang berkelanjutan.

Retreat yang berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juli 2026, diikuti oleh 74 kepala desa dari seluruh Kabupaten Bulungan. Selain menjadi forum sinkronisasi program pembangunan daerah dan pemerintah pusat, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, serta pengelolaan dana desa yang akuntabel.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menegaskan, Kebun Raya Bundayati seluas 86 hektare bukan hanya menjadi aset pemerintah daerah, tetapi merupakan milik seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan.

Hal itu tercermin dari partisipasi seluruh kepala desa yang masing-masing membawa bibit pohon buah endemik dari wilayahnya untuk ditanam di kawasan kebun raya.

"Kehadiran 74 kepala desa hari ini dengan membawa pohon buah dari desanya masing-masing untuk ditanam di sini menandakan bahwa Kebun Raya Bundayati adalah milik seluruh masyarakat Bulungan," ujar Syarwani.

Beragam tanaman lokal dan endemik Bulungan ditanam dalam kegiatan tersebut, mulai dari lengkeng hingga buah lapiu yang menjadi ikon Kebun Raya Bundayati.

Seluruh kawasan itu dikelola dan dirawat secara rutin oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan agar koleksi tanaman dapat tumbuh optimal.

Tak hanya berfokus pada pelestarian flora, Pemkab Bulungan juga memberikan perhatian terhadap konservasi fauna endemik.

Beberapa waktu lalu, pemerintah daerah bekerja sama dengan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Tarakan untuk melepasliarkan puluhan burung endemik Kalimantan hasil sitaan.

"Belum lama ini kita juga melepasliarkan hampir 30 spesies burung endemik wilayah Bulungan hasil serahan dari Balai Karantina. Ke depan, spesies lain seperti rusa atau fauna khas Bulungan lainnya juga akan terus kita kembangkan di kawasan ini," tambahnya.

Melalui aksi penanaman pohon dan pelestarian satwa tersebut, Pemkab Bulungan berharap Kebun Raya Bundayati dapat berkembang menjadi pusat edukasi, konservasi, sekaligus simbol kebersamaan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.(*)

Editor : Sophian Hadi
retreat Kebun Raya Bundayati pemkab bulungan tanam pohon kades