TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan resmi menerima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan, Selasa (21/7).
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas diterimanya laporan pertanggungjawaban tersebut.
Menurutnya, berbagai masukan, kritik, dan rekomendasi yang disampaikan selama proses pembahasan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
"Berbagai masukan, saran, koreksi maupun rekomendasi yang disampaikan melalui pembahasan di komisi, Badan Anggaran hingga pendapat akhir fraksi merupakan bentuk nyata pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD," ujarnya.
Dalam pembahasan, sejumlah fraksi DPRD memberikan perhatian terhadap beberapa isu strategis, mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, penyiapan tenaga kerja lokal menghadapi era industrialisasi, hingga penguatan sektor ekonomi kerakyatan seperti UMKM, perikanan, pertanian, dan ketahanan pangan.
Syarwani menegaskan, laporan pertanggungjawaban APBD bukan sekadar memenuhi amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga merupakan bentuk akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat atas pengelolaan keuangan daerah selama satu tahun anggaran.
Melalui laporan tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD dapat mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan, sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Hasil evaluasi itu juga akan menjadi pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
"Seluruh catatan, kritik yang konstruktif serta rekomendasi DPRD menjadi perhatian serius Pemkab Bulungan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut untuk meningkatkan kinerja pemerintahan," tegasnya.
Bupati juga memastikan komitmen pemerintah daerah untuk terus melanjutkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Bulungan juga terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di tengah berkembangnya sektor industri.
"Pemerataan pembangunan terus kita lakukan. Tentu secara berkala, fasilitas umum seperti jembatan dan jalan satu per satu kita bangun sesuai kebutuhan masyarakat," kata Syarwani.
Sebagai bentuk keseriusan mempercepat pembangunan daerah, Pemkab Bulungan juga telah meluncurkan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) yang tersebar di sejumlah kecamatan. Proyek-proyek tersebut difokuskan pada pembangunan fasilitas vital yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor : Sophian Hadi