Bulungan Unggul Jadi Mesin Cetak Atlet Berprestasi, KONI Bidik Juara Umum Porprov

Taslee • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:56 WIB
BULUNGAN UNGGUL : Atlet-atlet Bulungan berpeluang mendapatkan pelatihan khusus dalam program Bulungan Unggul.
FOTO: Taslee/Radar Tarakan
BULUNGAN UNGGUL : Atlet-atlet Bulungan berpeluang mendapatkan pelatihan khusus dalam program Bulungan Unggul. FOTO: Taslee/Radar Tarakan

TANJUNG SELOR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bulungan terus mematangkan langkah untuk mewujudkan ambisi menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Melalui penguatan kelembagaan cabang olahraga (cabor), pembinaan atlet secara berjenjang, hingga program Bulungan Unggul, KONI optimistis mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang siap bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional.

Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady, mengatakan pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan atlet, tetapi juga memperkuat fondasi organisasi di setiap cabang olahraga.

Saat ini terdapat 45 cabor yang berada di bawah naungan KONI Bulungan dan seluruhnya didorong memiliki tata kelola organisasi yang sehat serta program pembinaan yang berkelanjutan.

"Kami ingin membangun prestasi dimulai dari lembaga yang sehat. Karena itu penguatan kelembagaan cabor menjadi salah satu prioritas. Kami juga tetap membuka keanggotaan bagi cabang olahraga yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan," ujarnya, Rabu (22/7).

Selain memperkuat organisasi, KONI Bulungan juga terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI, sebagai mitra dalam mendukung publikasi sekaligus pengembangan olahraga daerah.

Salah satu program andalan yang kini memasuki tahun kedua pelaksanaan adalah Bulungan Unggul.

Program yang diluncurkan sejak 2024 itu difokuskan untuk menjaring dan membina atlet-atlet potensial agar mampu menembus kompetisi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Melalui program tersebut, setiap cabang olahraga diminta menyiapkan atlet unggulan yang kemudian mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara lebih intensif.

"Setiap cabor kami dorong memiliki atlet unggulan. Mereka kami orbitkan agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional. Hasilnya sejauh ini cukup signifikan karena pembinaan di masing-masing cabang olahraga semakin terarah," jelasnya.

Untuk memastikan pembinaan berjalan sesuai target, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Bulungan secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan atlet binaan.

"lTak hanya itu, atlet-atlet potensial juga dikirim mengikuti pemusatan latihan di berbagai daerah, terutama di Pulau Jawa dan DKI Jakarta.

"Saat ini, sebanyak 14 atlet Bulungan tengah menjalani program magang dan latihan di luar daerah sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan pengalaman bertanding. Upaya tersebut mulai membuahkan hasil," ungkapnya.

Atlet Bulungan berhasil mempersembahkan medali emas cabang panahan pada Pekan Olahraga Nasional (PON), serta dua medali perunggu dari cabang soft tenis dan ski air.

Heru menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pola pembinaan yang diterapkan KONI Bulungan berada di jalur yang tepat.

"Program ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Bulungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan sektor olahraga," bebernya.

Menghadapi Porprov mendatang, KONI Bulungan telah memetakan sejumlah cabang olahraga yang diharapkan menjadi penyumbang medali terbanyak, di antaranya ski air, panahan, bulu tangkis, atletik, tenis meja, kempo, dan biliar.

Dengan pembinaan yang berkesinambungan, organisasi cabor yang semakin kuat, serta dukungan penuh pemerintah daerah, KONI Bulungan optimistis mampu mencetak lebih banyak atlet berprestasi sekaligus mengantarkan Bulungan meraih target besar sebagai juara umum Porprov. (*)

Editor : Sophian Hadi
koni porprov bulungan juara