TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mempercepat pemerataan layanan internet hingga ke wilayah terpencil. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP) Bulungan menyalurkan perangkat internet satelit Starlink ke sejumlah desa dan sekolah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses jaringan.
Kepala DKIP Kabupaten Bulungan, Yunus Luat mengatakan, bantuan Starlink tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemda Bulungan dalam memperluas konektivitas digital agar seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pedalaman, memperoleh akses internet yang layak.
"Pemda Bulungan berkomitmen menghadirkan layanan internet hingga ke wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan jaringan. Kami ingin pemerataan akses digital benar-benar dirasakan masyarakat," kata Yunus kepada Radar Kaltara, Rabu (22/7).
Seluruh lokasi yang mendapatkan bantuan Starlink tersebut merupakan kawasan yang selama ini mengalami kendala akses internet sehingga berdampak pada pelayanan pemerintahan maupun aktivitas pendidikan.
"Kehadiran Starlink diharapkan mampu menghadirkan akses internet yang lebih cepat dan stabil sehingga pelayanan pemerintahan desa, kegiatan belajar mengajar hingga kebutuhan komunikasi masyarakat dapat berjalan lebih baik," ungkapnya.
Menurutnya, transformasi digital tidak hanya menjadi kebutuhan di kawasan perkotaan, tetapi juga harus menjangkau wilayah terpencil agar tidak terjadi kesenjangan informasi maupun pelayanan publik.
"Internet saat ini merupakan kebutuhan dasar dalam mendukung pelayanan pemerintahan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerataan akses menjadi prioritas yang terus kami dorong," jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan jaringan internet yang memadai akan membantu pemerintah desa (pemdes) mempercepat pelayanan administrasi, meningkatkan efektivitas komunikasi dengan pemdes, sekaligus mendukung implementasi pemerintahan berbasis elektronik.
"Melalui konektivitas yang lebih baik, pelayanan kepada masyarakat akan semakin efektif, efisien, dan tidak lagi terkendala keterbatasan jaringan," ujarnya.
Di sektor pendidikan, bantuan tersebut juga diharapkan membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai sumber pembelajaran digital. Guru maupun siswa dapat memanfaatkan internet untuk menunjang proses belajar mengajar serta meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
"Kami berharap sekolah-sekolah yang menerima bantuan dapat memanfaatkan fasilitas ini secara optimal sehingga peserta didik memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses informasi dan teknologi," ungkapnya.
Pemda Bulungan memastikan program pemerataan jaringan internet akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital sekaligus mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
"Dengan konektivitas yang semakin merata, kami optimistis pelayanan publik, dunia pendidikan, dan aktivitas masyarakat di desa-desa akan terus berkembang. Inilah komitmen kami menghadirkan transformasi digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat Bulungan," pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim