Kabar Baik! Kuota Haji Bulungan 2027 Bertambah 34 Orang

Fijai RT • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 02:50 WIB
Asisten I Setkab Bulungan, H. Jamal. FOTO: RADAR TARAKAN
Asisten I Setkab Bulungan, H. Jamal. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Kabar menggembirakan bagi masyarakat Bulungan yang menantikan kesempatan menunaikan ibadah haji. Kuota calon jemaah haji (CJH) Bulungan 2027 dipastikan meningkat menjadi 98 orang, naik 34 jemaah dibanding kuota tahun 2026 yang hanya mencapai 64 orang.

Penambahan kuota tersebut diharapkan mampu mempercepat antrean keberangkatan, meski masa tunggu calon jemaah masih berkisar 27 tahun. Komitmen peningkatan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Sabtu (18/7).

 Asisten I Setkab Bulungan, H. Jamal
 mengatakan, kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap tahun setelah kepulangan jemaah haji asal Bulungan. Menurutnya, keberadaan IPHI memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan kami menyampaikan apresiasi kepada pengurus IPHI yang terus berkontribusi mendukung penyelenggaraan ibadah haji. Ke depan kami berharap sinergi antara pemerintah, IPHI, Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat agar pelayanan kepada jemaah terus meningkat," kata Jamal kepada Radar Kaltara, Sabtu (18/7).

Ia menegaskan peningkatan kualitas pelayanan haji tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak agar calon jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.
"Kami berharap IPHI tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu memberikan masukan konstruktif, mulai dari peningkatan kualitas manasik, transportasi keberangkatan dan kepulangan, pemondokan, hingga pembinaan kesehatan calon jemaah," katanya.

Jamal  mengungkapkan Pemda Bulungan telah menerima informasi mengenai adanya penambahan kuota haji Bulungan pada tahun depan.
"Informasi yang kami terima, kuota Bulungan tahun 2027 bertambah. Ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang telah lama menunggu antrean keberangkatan ke Tanah Suci," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhajum) Bulungan, Abdul Gafar memastikan kuota haji Bulungan tahun 2027 sebanyak 98 jemaah, meningkat dibanding kuota tahun 2026 yang berjumlah 64 jemaah.
"Alhamdulillah, daftar kuota yang kami terima untuk Bulungan tahun 2027 sebanyak 98 jemaah. Dibanding tahun lalu, terdapat penambahan kuota yang cukup signifikan," jelasnya.

Meski kuota meningkat, Abdul Gafar mengakui masa tunggu keberangkatan masih cukup panjang. Masyarakat yang mendaftar pada tahun ini diperkirakan harus menunggu sekitar 27 tahun untuk memperoleh giliran berangkat.
"Estimasi masa tunggu bagi masyarakat yang mendaftar sekarang sekitar 27 tahun. Kondisi ini sangat bergantung pada kuota haji yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi setiap tahunnya," terangnya.

Ia optimistis masa tunggu tersebut dapat berkurang apabila Pemerintah Arab Saudi kembali meningkatkan kuota seiring bertambahnya kapasitas layanan dan infrastruktur penyelenggaraan ibadah haji.
"Apabila ke depan Arab Saudi kembali menambah kuota bagi Indonesia, maka antrean keberangkatan jemaah tentu akan semakin cepat," ujarnya.

Selain kuota, Gafar menilai kesiapan kesehatan calon jemaah masih menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan haji. Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat menentukan kelancaran seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
"Kami berharap calon jemaah semakin memperhatikan kondisi kesehatannya sejak jauh hari. Harapannya seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik sehingga tidak ada lagi jemaah yang mengalami gangguan kesehatan maupun meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah haji," pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
haji 2027 haji bulungan