Menabung Sejak Dini, Kunci Cetak Anak Bulungan Disiplin dan Mandiri

Taslee • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:52 WIB
KREATIVITAS: Lomba mewarnai dalam rangka memperingati HAN dan Bulan Literasi akhir pekan lalu. (FOTO: DKISP)
KREATIVITAS: Lomba mewarnai dalam rangka memperingati HAN dan Bulan Literasi akhir pekan lalu. (FOTO: DKISP)

 
TANJUNG SELOR – Menanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk karakter anak yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

Selain mengajarkan pengelolaan keuangan, kebiasaan tersebut juga menjadi bekal bagi anak dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Lomba Mewarnai dan Sosialisasi Edukasi Literasi yang digelar bank milik Pemda dalam rangka Bulan Literasi dan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Car Free Day (CFD) Tebeng Kayan, Tanjung Selor, Minggu pagi (19/7).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bulungan, Hj. Andriana, S.H., M.A.P., yang mewakili Pemkab Bulungan, mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, edukasi literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan.

Ia mengatakan, Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan semua pihak bahwa anak merupakan amanah sekaligus aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan dikembangkan potensinya.

"Melalui lomba mewarnai, anak-anak tidak hanya diajak berkreasi dan mengekspresikan imajinasinya, tetapi juga belajar melatih kesabaran, ketelitian, rasa percaya diri, serta keberanian untuk menampilkan hasil karya terbaik," ujarnya, Selasa (21/7).

Andriana menambahkan, di tengah perkembangan era digital, literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis.

Anak-anak juga harus dibekali kemampuan memahami informasi, memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, serta memiliki kecakapan mengelola keuangan.

"Di era digital saat ini, literasi tidak hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, serta mengelola keuangan dengan cerdas," katanya.

Ia menegaskan, membiasakan anak menabung sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab. Anak-anak juga perlu diajarkan memahami nilai uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk ditabung.

"Kebiasaan sederhana ini akan menjadi bekal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik," jelasnya.

Tak hanya itu, Andriana juga mengajak para orang tua dan guru untuk terus berperan aktif mendampingi anak-anak dalam membangun budaya membaca, belajar, dan menabung sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi penerus bangsa.(*)

Editor : Sophian Hadi
mewarnai hari anak nasional DP3AKB bulungan