Keamanan Pangan Jadi Fondasi SDM Unggul Bulungan

Taslee • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:41 WIB
KEAMANAN PANGAN: Bupati Syarwani menyerahkan sertifikat GERMAS SAPA.
KEAMANAN PANGAN: Bupati Syarwani menyerahkan sertifikat GERMAS SAPA.

 
TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus memperkuat upaya mewujudkan keamanan pangan sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) yang digelar BPOM di Ruang Rapat Inspektorat Bulungan, Jalan Agathis, Tanjung Selor, Selasa (21/7).

Kegiatan dibuka langsung Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati meminta seluruh rekomendasi hasil monitoring dan evaluasi segera ditindaklanjuti sebagai dasar pengembangan program ke depan.

"Terima kasih kepada BPOM Tarakan yang terus memberikan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan dalam mewujudkan keamanan pangan di Kabupaten Bulungan," ujar Syarwani.

Ia menjelaskan, implementasi GERMAS SAPA di Bulungan meliputi Desa Pangan Aman di Desa Gunung Putih, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas di Pasar Tanjung Palas, serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan di SMPN 3 Tanjung Selor, SMPN 3 Tanjung Palas, MIN 1 Bulungan, dan MTsN Bulungan.

Menurutnya, keamanan pangan bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas SDM, produktivitas masyarakat, dan daya saing daerah.

"Memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman, bermutu, bergizi, dan layak konsumsi merupakan tanggung jawab bersama. Keamanan pangan berkaitan erat dengan kualitas SDM, produktivitas masyarakat, serta daya saing daerah," tegasnya.

Bupati menambahkan, masyarakat yang mengonsumsi pangan aman akan tumbuh lebih sehat, lebih produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Sebaliknya, pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang berdampak pada individu, keluarga, hingga pembangunan daerah.

Melalui evaluasi GERMAS SAPA ini, Pemkab Bulungan berharap sinergi dengan BPOM semakin kuat sehingga budaya konsumsi pangan yang aman terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus mendukung lahirnya SDM Bulungan yang unggul.(*)

Editor : Sophian Hadi
Panganaman pemkab Syarwani bpom bulungan