0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cegah Bullying Sejak Dini, Polresta Bulungan Edukasi Siswa Baru saat MPLS

Fijai RT • Kamis, 16 Juli 2026 | 01:50 WIB
BERIKAN ARAHAN: Personel Sat Binmas Polresta Bulungan memberikan arahan dalam pelaksanaan MPLS. FOTO: DOK POLRESTA BULUNGAN
BERIKAN ARAHAN: Personel Sat Binmas Polresta Bulungan memberikan arahan dalam pelaksanaan MPLS. FOTO: DOK POLRESTA BULUNGAN

TANJUNG SELOR – Polresta Bulungan terus memperkuat upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi kepada peserta didik baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 012 Tanjung Selor, Selasa (14/7).

Kegiatan yang dipimpin personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) tersebut bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa sejak dini mengenai bahaya perundungan sekaligus membangun budaya saling menghormati di lingkungan sekolah.

Kasat Binmas Polresta Bulungan, IPTU Yudi Harianta, mengatakan edukasi mengenai pencegahan bullying perlu diberikan sejak awal masa pendidikan agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
“Melalui kegiatan MPLS ini kami ingin memberikan pemahaman kepada anak-anak bahwa bullying dalam bentuk apa pun tidak boleh dilakukan. Baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial, semuanya dapat memberikan dampak buruk bagi korban,” kata Yudi kepada Radar Kaltara, Selasa (14/7).

Menurut Yudi, kepolisian akan terus bersinergi dengan pihak sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang disiplin, saling menghargai, serta memiliki keberanian untuk melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, berteman dengan baik, dan tidak takut menyampaikan kepada guru atau orang tua apabila mengalami maupun melihat tindakan bullying. Pencegahan akan lebih efektif apabila dilakukan bersama antara sekolah, keluarga, dan kepolisian,” katanya.
Ia menjelaskan, kehadiran polisi di lingkungan sekolah tidak hanya bertujuan memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi mitra pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak, serta taat terhadap aturan.
“Kami ingin anak-anak memahami sejak dini pentingnya menghargai perbedaan, menjunjung nilai persahabatan, dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bulungan berharap budaya saling menghargai dapat tumbuh sejak dini sehingga angka perundungan di lingkungan pendidikan dapat ditekan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan sekolah yang aman serta ramah bagi seluruh peserta didik.
“Pencegahan harus dimulai dari sekarang. Jika seluruh pihak memiliki kepedulian yang sama, kami optimistis lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dapat terwujud demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
bulungan