TANJUNG SELOR - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Jamal, SH, MAP mengikuti pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulungan di Hotel Grand Pangeran Khar, Tanjung Selor, baru-baru ini.
Asisten I menegaskan peran penting MUI sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan kehidupan keagamaan.
"Memberikan bimbingan pada umat, menjaga harmoni sosial serta menghadirkan pandangan keagamaan yang menyejukkan, moderat dan membawa kemaslahatan," ungkapnya.
Diingatkan, berbagai tantangan kehidupan saat ini mulai dari perkembangan Teknologi Informasi (TI), perubahan sosial hingga berbagai persoalan moral dan kebangsaan.
"Peran ulama menjadi semakin penting dalam memberikan pencerahan, memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat," paparnya.
Ditegaskan, Kabupaten Bulungan merupakan rumah bersama bagi masyarakat yang berasal dari berbagai suku, budaya dan agama.
Kerukunan yang selama ini terpelihara dengan baik merupakan modal yang sangat berharga untuk melanjutkan pembangunan daerah.
Jajaran Pemkab Bulungan berharap forum Musda MUI ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, program kerja yang bermanfaat serta mampu menjawab berbagai tantangan umat di masa depan.
Selain itu, penguatan terhadap bimbingan-bimbingan keagamaan terus diperkuat di berbagai jenjang.
Hal ini penting untuk tetap menjaga pemahaman yang positif terhadap berbagai informasi terkini yang berpotensi disalah artikan.
Pemkab Bulungan juga terus memberikan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan di Kabupaten Bulungan.
Pemerintah daerah ingin memastikan kerukunan umat beragama terjaga dengan baik demi kondusifitas daerah yang selama ini terjaga sangat baik.
"Perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan terus dilakukan dan ditingkatkan. Hal ini menjadi bagian dari tugas-tugas pemerintah dalam memberikan pelayanan yang merata kepada masyarakat," tutup H. Jamal. (*)
Editor : Sophian Hadi