0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pemkab Bulungan Kembangkan Landscape Kayan, Dorong Pembangunan Hijau Berkelanjutan

Fijai RT • Rabu, 1 Juli 2026 | 13:27 WIB
KAWASAN AGROKOMPLEKS: Wakil Bupati Bulungan, Kilat didampingi Sekda Bulungan Risdianto meninjau pengembangan kawasan agrokompleks di Desa Long Buang. FOTO: RADAR TARAKAN
KAWASAN AGROKOMPLEKS: Wakil Bupati Bulungan, Kilat didampingi Sekda Bulungan Risdianto meninjau pengembangan kawasan agrokompleks di Desa Long Buang. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mendorong pembangunan berbasis lingkungan melalui pengembangan kawasan Integrated Area Development (IAD) atau Landscape Kayan sebagai salah satu strategi mewujudkan pembangunan hijau yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H Risdianto mengatakan, pengembangan kawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemda dalam mewujudkan visi Bulungan yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau.
“Ini dalam rangka mewujudkan visi Bulungan, yaitu Kabupaten Bulungan yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau yang berkelanjutan,” kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, konsep IAD Landscape Kayan mencakup wilayah yang tersebar di 18 desa dan empat kecamatan dengan luas mencapai sekitar 580 ribu hektare. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan, tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Landscape Kayan ini merupakan potensi besar yang dimiliki Bulungan. Bagaimana kita mampu menumbuhkan pembangunan berkelanjutan, dengan tetap menjaga aspek lingkungan menjadi perhatian utama,” ungkapnya.

Risdianto menyebutkan, kawasan tersebut memiliki dua sisi penting yang harus berjalan seimbang. Di satu sisi terdapat kekayaan lingkungan yang harus dijaga, sementara di sisi lain terdapat peluang ekonomi yang dapat membuka akses kesejahteraan bagi masyarakat.
“Di satu sisi kita memiliki potensi lingkungan yang harus kita lindungi, tetapi di sisi lain ada peluang besar untuk membuka akses ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Bulungan adalah melalui program sekolah lapang yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi daerah secara berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kegiatan ekonomi yang tetap memperhatikan kelestarian alam.
“Melalui sekolah lapang, kita ingin masyarakat memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola potensi yang ada secara bijak dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pembangunan hijau tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Pembangunan berkelanjutan membutuhkan kolaborasi. Pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak harus bersama-sama menjaga keseimbangan antara lingkungan dan pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan