TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan terus mendorong pengembangan sektor perkebunan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa. Salah satunya melalui pengembangan tanaman kopi Robusta di Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan.
Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan, Kristianto mengatakan, bantuan benih kopi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang pengembangan komoditas perkebunan baru yang memiliki nilai ekonomi.
“Pengembangan perkebunan harus terus diarahkan pada sektor yang berkelanjutan. Kita ingin masyarakat memiliki komoditas yang produktif, memiliki nilai jual, dan tetap menjaga keseimbangan lingkungan,” kata Kristianto kepada Radar Kaltara, Senin (29/6).
Dikatakan, penyaluran benih kopi robusta ini direalisasikan melalui skema insentif dana Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau. Program prioritas Pemda Bulungan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada desa yang berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis hijau.
“Melalui program Bulungan Hijau, desa tidak hanya didorong untuk menjaga lingkungan, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan potensi ekonomi yang ada,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, varietas kopi Robusta dipilih karena dinilai sesuai dengan karakter iklim dan kondisi lahan di wilayah Bulungan. Selain itu, kopi Robusta juga memiliki peluang pasar yang cukup luas.
“Robusta memiliki daya adaptasi yang baik dan peluang pengembangan yang menjanjikan. Kami berharap kelompok tani dapat mengelola bantuan ini dengan baik sehingga memberikan manfaat jangka panjang,” katanya.
Dengan adanya dukungan tersebut, Disperta Bulungan berharap Kelompok Tani Gotong Royong mampu menjadi pelopor pengembangan kopi lokal di Desa Gunung Seriang.
“Kita berharap ke depan Gunung Seriang bisa tumbuh menjadi sentra kopi lokal unggulan yang mandiri, produktif, dan tetap selaras dengan alam,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bulungan dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan, sekaligus mendorong ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
"Dengan pengelolaan yang baik, pengembangan kopi Robusta diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat identitas produk lokal Bulungan di masa mendatang," pungkasnya. (jai/lim)