TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan mendorong partai politik (parpol) penerima bantuan partai politik (banpol) di Bulungan agar tidak hanya fokus pada administrasi organisasi, tetapi juga memperkuat peran dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani usai menyerahkan bantuan keuangan kepada 10 parpol yang memiliki kursi di DPRD Bulungan, Selasa (23/6).
Bantuan keuangan yang disalurkan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan tersebut mencapai total Rp 693.742.749. Penyaluran dilakukan berdasarkan perolehan suara masing-masing partai politik sesuai ketentuan yang berlaku.
Syarwani mengatakan, bantuan keuangan tersebut tidak hanya menjadi dukungan terhadap operasional partai politik, tetapi juga harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas demokrasi di daerah.
“Selain pertanggungjawaban penggunaan anggaran, saya berharap partai politik juga bergerak di tingkat konstituennya masing-masing untuk terus menyelenggarakan pendidikan politik bagi masyarakat Bulungan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (23/6).
Menurutnya, parpol memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi politik masyarakat. Pemahaman politik yang baik dinilai penting agar warga dapat menggunakan hak politik secara bijak dan bertanggung jawab.
“Ini penting agar literasi dan pemahaman politik masyarakat semakin meningkat melalui peran partai politik itu sendiri,” ungkapnya.
Syarwani menegaskan, penggunaan bantuan keuangan parpol telah memiliki aturan dan mekanisme yang jelas. Karena itu, seluruh pimpinan parpol diminta memastikan pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Pertanggungjawaban sangat penting. Sudah ada rambu-rambu yang mengatur bagaimana mekanisme pemanfaatan bantuan keuangan partai politik sekaligus penyusunan laporan pertanggungjawabannya. Kami mengajak seluruh pimpinan partai politik untuk mematuhi aturan tersebut,” tegasnya.
Ia menilai, pendidikan politik yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap iklim demokrasi di Bulungan. Masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya akan mampu menciptakan proses demokrasi yang lebih dewasa.
“Dengan meningkatnya pemahaman politik masyarakat, pesta demokrasi dapat berlangsung secara damai dan demokratis. Itu juga menjadi ukuran kedewasaan serta kemajuan kita sebagai daerah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bulungan, Dharmawan menjelaskan, penyaluran bantuan keuangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemda dalam memperkuat kelembagaan partai politik sekaligus meningkatkan pendidikan politik masyarakat. Ia menyebutkan, pelaksanaan kegiatan mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2010 tentang Pedoman Fasilitasi Penyelenggaraan Pendidikan Politik serta Permendagri Nomor 78 Tahun 2020 terkait tata cara penghitungan, penganggaran, penyaluran, dan pertanggungjawaban bantuan keuangan partai politik.
“Bantuan ini diharapkan mampu mendorong partai politik lebih aktif memberikan literasi politik, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban politik, serta membangun kader yang berintegritas,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan keuangan juga diarahkan untuk mendukung operasional partai, penguatan kapasitas organisasi, serta mendorong pengelolaan keuangan partai yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Partai politik diharapkan semakin mandiri dan profesional dalam menjalankan perannya sebagai salah satu pilar demokrasi,” katanya.
Adapun 10 partai politik penerima bantuan keuangan tahun anggaran 2026 terdiri dari DPC PKB sebesar Rp 45.318.322, DPC Gerindra Rp 100.461.533, DPC PDIP Rp 68.619.425, DPD Golkar Rp 116.551.040, DPD Nasdem Rp 58.630.636. Kemudian DPC PKS sebesar Rp 43.998.018, DPC PPP Rp 60.424.430, DPC PAN Rp 62.272.856, DPC Hanura Rp 85.355.426, dan DPC Demokrat sebesar Rp 52.111.063.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemda Bulungan berharap partai politik dapat semakin aktif menjadi mitra pemerintah dalam membangun kesadaran politik masyarakat serta menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Saya mengharapkan dukungan seluruh pimpinan partai politik agar kita bersama-sama memberikan edukasi politik kepada masyarakat, khususnya konstituen masing-masing. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk membangun demokrasi yang semakin baik di Kabupaten Bulungan,” pungkasnya. (jai/lim)