TANJUNG SELOR – Sebanyak lima jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Bulungan kini telah terisi. Meski demikian, masih terdapat sejumlah jabatan strategis yang masih lowong dan akan segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pengisian lima jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, sekarang ini sudah terisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama. Namun memang faktanya masih ada beberapa jabatan yang kosong dan ada juga yang nantinya memasuki masa purna tugas,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Jumat (19/6).
Adapun lima jabatan yang telah terisi yakni Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Bulungan, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Bulungan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bulungan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Bulungan, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bulungan. Menurut Syarwani, pengisian jabatan yang masih kosong akan dilakukan melalui tahapan sesuai aturan yang berlaku, seperti proses sebelumnya.
“Mekanismenya sama seperti yang sudah kita lalui sebelumnya. Semua harus mengikuti tahapan yang telah ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu jabatan yang masih kosong berada di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan. Kekosongan tersebut terjadi setelah pejabat sebelumnya meninggal dunia, disusul sekretaris perangkat daerah yang juga mengalami hal serupa.
“Di Bapenda masih ada kekosongan karena kepala badan sebelumnya meninggal dunia, kemudian sekretarisnya juga demikian. Selain itu, kita juga kehilangan salah satu staf ahli, almarhum Pak Jekaria,” ungkapnya.
Selain jabatan yang kosong, Pemda Bulungan juga mulai memetakan sejumlah JPTP yang dalam waktu dekat akan memasuki masa purna tugas.
“Memang nanti ada beberapa pejabat tinggi pratama yang akan memasuki masa pensiun. Tentunya prosesnya tetap akan kita lakukan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Syarwani menegaskan, pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bulungan dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal serta program pembangunan dapat terlaksana sesuai target.
“Yang paling penting adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan program-program daerah bisa terus dikawal dengan baik,” pungkasnya. (jai/lim)