Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Asal Api Diduga dari Ruang Tenguyun, Polresta Bulungan Tunggu Hasil Labfor

Fijai RT • Selasa, 2 Juni 2026 | 11:34 WIB
OLAH TKP: Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP kabakaran di Kantor Bupati Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN
OLAH TKP: Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP kabakaran di Kantor Bupati Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian Gedung Utama Kantor Bupati Bulungan pada Kamis  (21/5) malam hingga kini masih menjadi teka-teki. Kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Laboratorium Forensik (Labfor)  Polda Jatim untuk mengungkap sumber dan penyebab kebakaran.

Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Haji Rio Adi Pratama mengatakan, proses penyelidikan masih berjalan. Tim Labfor Polda Jatim telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti (BB) dari lokasi kebakaran.
"Tim Labfor sudah turun ke lokasi. Ada beberapa barang bukti yang diamankan, seperti kabel, kayu sisa kebakaran dan material lainnya dari lokasi kejadian," kata Rio kepada Radar Kaltara, Senin (1/6).

Menurutnya, seluruh BB yang dikumpulkan dari lokasi kebakaran telah dibawa ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti munculnya api.
"Seluruh barang bukti sudah dibawa ke Puslabfor. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan," katanya.

Rio menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan baru dapat diketahui dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan. Karena itu, kepolisian belum dapat menyampaikan kesimpulan terkait penyebab kebakaran sebelum hasil resmi diterima.
"Kemungkinan hasilnya sekitar dua sampai tiga minggu lagi. Untuk penyebabnya, kami masih menunggu hasil resmi dari Puslabfor," jelasnya.

Selain mengumpulkan BB, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi. Hingga saat ini, jumlah saksi yang diperiksa masih sebanyak delapan orang dan belum ada penambahan saksi baru.
"Sampai sekarang masih delapan saksi. Belum ada tambahan," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, para saksi hanya memberikan keterangan mengenai kondisi saat kejadian serta titik awal munculnya api. Berdasarkan informasi yang dihimpun penyidik, api pertama kali diketahui berasal dari lantai Ruang Tenguyun yang berada di gedung utama Kantor Bupati Bulungan.
"Keterangan para saksi hanya menjelaskan saat mereka piket dan mengetahui asal mula api. Informasi awal yang kami peroleh, api berasal dari lantai Ruang Tenguyun," terangnya.

Menyoal kemungkinan adanya korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran, Rio menegaskan bahwa penyidik masih menunggu hasil Puslabfor. "Kami belum bisa mengambil kesimpulan apa pun sebelum hasil pemeriksaan keluar," pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan