TANJUNG SELOR – Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas sampah terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bulungan.
Melalui program Gerakan Zero Waste, pemkab mulai mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan ramah lingkungan.
Langkah tersebut terlihat saat Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md menghadiri Sosialisasi Gerakan Zero Waste yang digelar di Ruang Rapat Korem 092/Mrl beberapa waktu lalu.
Kegiatan itu membahas berbagai strategi penanganan sampah, mulai dari edukasi pemilahan sampah rumah tangga hingga pemanfaatan teknologi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dalam forum tersebut, sistem pengolahan sampah modern yang diterapkan di Kota Bandung menjadi salah satu contoh yang menarik perhatian.
Teknologi yang digunakan mampu mengurangi volume residu secara signifikan, bahkan dari satu ton abu sampah hanya tersisa sekitar lima kilogram limbah akhir.
Menurut Kilat, konsep tersebut dapat menjadi referensi penting bagi Bulungan untuk membangun tata kelola persampahan yang lebih maju dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, keberhasilan program Zero Waste tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jika pengelolaan sampah didukung teknologi yang baik dan masyarakat disiplin memilah sampah sejak dari rumah, maka lingkungan yang bersih dan sehat bisa terwujud,” ujarnya.
Ke depan, Pemkab Bulungan berencana memperluas edukasi pengurangan sampah, membatasi penggunaan bahan yang sulit terurai, serta memperkuat fasilitas pengolahan sampah terpadu agar penanganan limbah lebih maksimal.
Dengan langkah tersebut, Bulungan optimistis mampu menjadi daerah yang lebih maju, nyaman dihuni, sekaligus berwawasan lingkungan di Kalimantan Utara.(dra/ana)
Editor : Sopian Hadi