TANJUNG SELOR - Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Bulungan terus menunjukkan keseriusannya membangun ekosistem olahraga di Kabupaten Bulungan.
Salah satunya melalui pelaksanaan pelatihan jurnalistik olahraga.
Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady menilai kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi olahraga dan media di daerah.
“Pelatihan jurnalistik ini sangat penting untuk kita ikuti bersama. Saya sangat mengapresiasi SIWO Kabupaten Bulungan yang terus bergerak secara maraton melaksanakan berbagai program kegiatan,” ujar Heru, Sabtu (23/5).
Menurutnya, sejak pelaksanaan rapat kerja SIWO sebelumnya, KONI telah meminta agar program yang disusun benar-benar mampu mendorong Bulungan menjadi kiblat olahraga di Kaltara.
“Saat raker saya memang meminta agar program yang dibuat benar-benar bisa menjadikan olahraga Kabupaten Bulungan sebagai kiblat olahraga di Kalimantan Utara. Hari ini itu mulai terlihat dan kami sangat mengapresiasi,” katanya.
Heru menegaskan, membangun prestasi olahraga tidak bisa dilakukan sendiri oleh KONI maupun cabang olahraga.
Diperlukan pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima unsur utama.
“Kami sadar membangun olahraga tidak bisa sendiri. Harus ada kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, komunitas olahraga, pemerintah, dan media,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan akademisi diperlukan untuk mendukung pengembangan olahraga berbasis sains dan program yang terukur.
Sementara dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung industri olahraga dan pembiayaan kegiatan.
“Olahraga bukan hanya bicara prestasi dan kesehatan, tetapi juga industri yang bisa berkembang jika didukung semua pihak,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah dinilai memiliki peran strategis melalui kebijakan dan dukungan anggaran terhadap perkembangan olahraga daerah.
“Kami mengapresiasi DKOP Kabupaten Bulungan dan Bupati Bulungan yang sampai hari ini terus mendukung perkembangan olahraga dengan penuh ketulusan,” ucapnya.
Heru juga menyoroti pentingnya media dalam mendukung kemajuan olahraga di daerah.
Bahkan, kata dia, SIWO menjadi bagian fungsional dalam struktur keanggotaan KONI.
“Begitu pentingnya media sampai SIWO masuk dalam keanggotaan KONI, bahkan hingga tingkat nasional. Media menjadi penyambung informasi perkembangan olahraga kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan capaian, kebutuhan, hingga evaluasi cabang olahraga agar pembinaan dapat berjalan maksimal.
“Kalau tidak ada media, masyarakat tidak tahu sejauh mana perkembangan olahraga kita, apa kekurangan fasilitas, dan bagaimana pembinaan atlet dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala DKOP Bulungan, Iwan Sugianta menilai pelatihan jurnalistik tersebut menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara olahraga dan media di Bulungan.
“Kolaborasi ini menjadi penting karena teman-teman jurnalistik memiliki tugas besar menyebarluaskan informasi yang membangun semangat masyarakat,” ujarnya.
Iwan menegaskan, informasi yang disampaikan media tidak hanya sebatas pemberitaan, tetapi juga harus mampu menjadi penyemangat serta membangun optimisme masyarakat terhadap kemajuan daerah.
“Tidak ada gunanya prestasi kalau tidak tersebar luas. Prestasi harus disampaikan kepada masyarakat karena itu menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya.
Ia menyebut wartawan dan insan pers merupakan mitra strategis pemerintah daerah, baik sebagai penyampai informasi kebijakan maupun penyambung aspirasi masyarakat.
“Teman-teman jurnalistik bukan hanya menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat, tetapi juga menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Iwan juga mengajak insan pers dan pelaku olahraga menjunjung tinggi integritas serta etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kita harus menyampaikan narasi yang positif dan kritik yang membangun. Kritik itu penting sebagai bahan evaluasi, tetapi harus disampaikan dengan etika yang baik,” pesannya.
Pelatihan jurnalistik olahraga tersebut juga dinilai tepat waktu karena Bulungan dalam waktu dekat akan menghadapi sejumlah agenda olahraga tingkat Kaltara, termasuk persiapan Porwada II Kaltara.
Melalui kegiatan itu, SIWO PWI Bulungan diharapkan mampu melahirkan insan jurnalistik olahraga yang profesional, kritis, dan mampu mendukung kemajuan olahraga daerah melalui pemberitaan yang edukatif serta inspiratif.
“Bulungan Bisa bukan sekadar slogan, tetapi semangat bersama untuk terus membawa olahraga dan daerah ini semakin maju,” pungkasnya. (dra)
Editor : Sopian Hadi