TANJUNG SELOR - Insiden kebakaran kendaraan roda dua terjadi di SPBU 63772002 Tanjung Selor pada Minggu (17/5) pagi. Peristiwa tersebut berhasil ditangani dengan cepat oleh operator SPBU sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut V Fuel Muhammad Naufal Atiyah menyampaikan, penanganan dilakukan sesuai prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (HSSE) yang berlaku.
“Situasi berhasil ditangani dengan cepat oleh operator SPBU. Api dapat dipadamkan dalam waktu singkat menggunakan apar, tidak terdapat korban jiwa dan kondisi area saat ini aman serta terkendali,” kata Naufal kepada Radar Kaltara, Minggu (17/5).
Menurutnya, sebagai langkah antisipasi, pihaknya sementara menonaktifkan dispenser di lokasi kejadian guna dilakukan pemeriksaan fasilitas operasional. “Area dispenser tempat kejadian untuk sementara dinonaktifkan sambil dilakukan pengecekan. Namun secara umum operasional SPBU tetap berjalan normal dan aman,” katanya.
Dari hasil penelusuran awal, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran pada kendaraan konsumen setelah proses pengisian bahan bakar selesai dilakukan. “Penyebab masih dalam tahap dugaan awal. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penyelidikan berjalan sesuai prosedur,” jelasnya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pelayanan kepada masyarakat. Pertamina juga memastikan ketersediaan stok bahan bakar dalam kondisi aman. “Kami memastikan pelayanan tetap berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan, dan stok BBM di SPBU dalam kondisi aman,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pertamina Patra Niaga berencana memberikan penghargaan kepada operator SPBU yang dinilai sigap dalam menangani situasi darurat tersebut. “Operator yang tanggap akan kami berikan reward sebagai bentuk apresiasi atas respons cepat dalam penanganan kejadian,” ungkapnya.
Saat ini, aktivitas di SPBU 63772002 Tanjung Selor telah kembali normal. Hanya dispenser di titik kejadian yang masih dinonaktifkan sementara sambil menunggu pengisian ulang apar dan hasil pengecekan lanjutan. “Kondisi sudah normal kembali, aman dan terkendali. Dispenser di lokasi kejadian masih dinonaktifkan sementara,” tukasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim