Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Stadion Andi Tjahjo Tanjung Selor Ditutup Dua Pekan hingga 19 Mei 2026

Fijai RT • Kamis, 7 Mei 2026 | 02:54 WIB
DITUTUP: Aktivitas permainan sepak bola di Stadion Andi Tjahjo, Tanjung Selor sebelum ditutup. FOTO: RADAR TARAKAN
DITUTUP: Aktivitas permainan sepak bola di Stadion Andi Tjahjo, Tanjung Selor sebelum ditutup. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Bulungan (DKOP) menutup sementara Stadion Andi Tjahjo mulai 5 hingga 19 Mei 2026. Penutupan ini dilakukan untuk perawatan rumput lapangan agar tetap dalam kondisi layak digunakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKOP Bulungan, Iwan Sugiyanta, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin, mengingat tingginya intensitas penggunaan stadion oleh masyarakat. “Penutupan ini dilakukan untuk menjaga kualitas rumput agar tetap optimal dan memenuhi standar penggunaan,” ujarnya, Selasa (5/5).

Ia menjelaskan, tanpa perawatan berkala, kondisi lapangan berpotensi menurun dan dapat berdampak pada kenyamanan hingga keselamatan pengguna. Namun, penutupan total selama dua pekan juga memunculkan pertanyaan, apakah sistem pengelolaan dan perawatan selama ini sudah berjalan optimal atau justru masih bersifat reaktif.

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas di area stadion dihentikan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan tersebut demi kelancaran proses perawatan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di area stadion selama masa perawatan,” tegasnya.

DKOP menyebut langkah ini sebagai bentuk komitmen menjaga fasilitas publik tetap representatif dan berkelanjutan. Meski begitu, kebutuhan akan fasilitas olahraga alternatif bagi masyarakat selama masa penutupan juga menjadi hal yang patut diperhatikan, agar aktivitas olahraga tidak ikut terhenti.

Setelah masa perawatan selesai, stadion dijadwalkan kembali dibuka dan dapat digunakan seperti biasa. Tantangannya, memastikan perawatan ke depan bisa dilakukan lebih terencana tanpa harus menutup akses publik dalam waktu cukup lama. “Ini bagian dari upaya menjaga kualitas sarana olahraga agar tetap prima dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkas Iwan. (jai/lim)

 

 

Editor : Azward Halim
#bulungan