Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bulog Batasi Pembelian Beras Maksimal 4 Ton per Pedagang di Bulungan

Iwan RT • Kamis, 7 Mei 2026 | 02:19 WIB
KEBUTUHAN POKOK: Stok beras yang tersedia di Bulog Bulungan. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
KEBUTUHAN POKOK: Stok beras yang tersedia di Bulog Bulungan. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemerataan pendistribusian beras ke pedagang di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi atensi khusus dari Bulog. Salah satu langkah yang dilakukan untuk pemerataan ini adalah dengan membatasi jumlah maksimal pembelian dari para pedagang setiap pekannya.

 

Kepala Cabang Bulog Bulungan, Oktavianur mengatakan, untuk di wilayah Kabupaten Bulungan, pembelian maksimal per pedagang itu dibatasi 4 ton per pekan. Ini supaya pasokan beras yang ada dapat terdistribusikan secara merata.

 

Ini penting supaya tidak ada pedagang yang membeli dalam jumlah yang banyak, dan mengakibatkan adanya pedagang yang tidak kebagian. “Boleh ditanyakan ke pedagang. Jadi sudah ada SOP-nya bahwa setiap pedagang hanya boleh membeli ke Bulog itu sekitar 4 ton setiap minggu,” ujar Oktavianur kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

 

Oktavianur menyebutkan, langkah ini dilakukan supaya pendistribusian beras itu bisa merata atau pedagang lainnya juga bisa mendapatkan beras dari Bulog. “Jadi tidak ada istilahnya dia sendiri (untuk satu atau dua pedagang saja), semua kita akomodir,” jelasnya.

 

Dalam hal ini, pembelian di Bulog itu ada ketentuannya. Seperti beras, misalnya. Ini hanya ke pedagang, jadi dari pedagang yang menjual kepada konsumen atau masyarakat. “Jadi mereka kan ada rantai penjualannya, setiap warga membeli kepada pedagang. Bukan dari warga langsung ke Bulog, karna pedagang yang sudah diberikan wewenang untuk membeli ke Bulog. SOP-nya itu dari Bulog jual ke pedagang,” pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan