TANJUNG SELOR - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara menerima audiensi dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) di Kantor DPRD Kaltara, Tanjung Selor pada Senin (4/5).
Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk membahas terkait dengan penguatan program kesehatan reproduksi, kependudukan, serta rencana pembentukan kepengurusan PKBI di wilayah provinsi ke-34 Indonesia ini.
“Pertemuan ini menjadi krusial mengingat tantangan demografi Kaltara sebagai wilayah perbatasan yang memiliki mobilitas penduduk tinggi, serta tren peningkatan kasus kesehatan tertentu,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah.
Baca Juga: DPRD Kaltara Terima 21 Rekomendasi, Hapus Outsourcing hingga Bentuk Satgas PHK
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltara, Ruman Tumbo menekankan terkait dengan perlunya penguatan pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan melalui peran PKBI.
Sedangkan Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia menyoroti soal pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk potensi rekrutmen keanggotaan PKBI yang melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, hingga aktivis muda.
Adapun dalam rapat tersebut, dari pihak PKBI memaparkan soal rencana menjadikan Kaltara sebagai daerah ke-26 dalam struktur organisasinya.
Baca Juga: Peringati Hari Otda ke-30 dan Hardiknas, Bulungan Fokus Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
Adapun fokus utama PKBI adalah mewujudkan keluarga bertanggung jawab melalui lima dimensi yakni kelahiran, kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan masa depan.
Saat ini, PKBI yang ada di Kaltara, yakni PKBI Tarakan itu masih berada di bawah koordinasi PKBI Kalimantan Timur (Kaltim).
Dengan pembentukan PKBI daerah secara mandiri di Kaltara, diharapkan jangkauan program terhadap kelompok rentan, edukasi masyarakat dan layanan kesehatan reproduksi dapat lebih luas dan mandiri.
Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, 7 Rumah Warga di Long Lasan Bulungan Hangus Dilalap Api
Salah satu poin paling mendesak dalam audiensi ini adalah data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara. Terkait kasus HIV di Kaltara dari sisi angka mencapai hampir tiga kali lipat dari target yang ditetapkan secara nasional. (iwk)
Editor : Rahul