TANJUNG SELOR - Panitia seleksi (pansel) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi pada seleksi terbuka (selter) jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Bulungan. Sebanyak 34 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H Risdiant memastikan hasil tersebut telah diumumkan secara resmi oleh pansel. “Benar, pansel terbuka JPTP sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi pada Sabtu (2/5),” kata Risdianto kepada Radar Kaltara, Minggu (3/5).
Ia menegaskan, peserta yang dinyatakan lolos wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi lanjutan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Peserta diwajibkan memperhatikan dan mengikuti setiap tahapan seleksi kompetensi yang sudah dijadwalkan,” tegasnya.
Tahapan pertama berupa penilaian kompetensi manajerial atau asesmen akan dilaksanakan pada 5 hingga 8 Mei di Aula Benuanta BKPSDM Bulungan. “Asesmen ini menjadi dasar untuk mengukur kemampuan kepemimpinan dan manajerial peserta,” jelasnya.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti penulisan makalah pada 13 Mei 2026. Tahapan ini bertujuan menguji kemampuan analisis serta perumusan kebijakan strategis. “Makalah menjadi indikator kemampuan berpikir kritis dan pemahaman peserta terhadap isu pemerintahan,” katanya.
Tahap akhir berupa penilaian kompetensi bidang akan berlangsung pada 18 hingga 23 Mei 2026. Dalam tahap ini, peserta diuji berdasarkan bidang jabatan yang dilamar. “Penilaian ini memastikan kesesuaian kompetensi teknis peserta dengan kebutuhan jabatan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan seleksi, seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian resmi berupa kemeja putih lengan panjang berdasi dengan bawahan hitam, serta jilbab warna gelap bagi peserta perempuan yang mengenakan. “Ketentuan ini merupakan bagian dari standar pelaksanaan seleksi,” ujarnya.
Selter JPTP, sambung Risdianto, untuk mengisi lima formasi jabatan di lingkungan Pemda Bulungan. Proses ini diharapkan mampu menjaring pejabat yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan dalam mendorong peningkatan kinerja birokrasi daerah. "Kami berharap proses ini mampu melahirkan figur terbaik yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki visi kuat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang," tambahnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim