TANJUNG SELOR - Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pemandangan umum anggota Dewan atas 7 rancangan peraturan daerah (raperda) dalam rapat paripurna di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan pada Senin (2/4/1026.
Salah satu raperda yang diajukan yaitu pemberian insentif dan kemudahan investasi.
Wabup menjelaskan, Pemkab mencatat kekhawatiran Fraksi Gerindra, PDIP dan Nasdem-PKS terkait investasi.
Pemkab menjamin pemberian insentif akan dilakukan secara transparan dan selektif.
Pemkab juga menyepakati pandangan Fraksi Gerindra, Nasdem-PKS dan PAN-PPP bahwa investasi harus memberikan multiplier effect bagi putra daerah.
“Insentif yang diberikan akan dikorelasikan dengan kewajiban perusahaan dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan pemberdayaan pengusaha lokal / UMKM serta menjaga kelestarian lingkungan,” terang Wabup.
Dilanjutkan, proses perizinan yang transparan dan akuntabel bertujuan menciptakan iklim usaha yang sehat.
Wabup juga menyampaikan jawaban atas 6 raperda lainnya. Seperti raperda tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah.
Tujuannya memastikan setiap kebijakan strategis daerah lahir dari kajian ilmiah yang kuat dan membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan perguruan tinggi serta praktisi inovasi sesuai saran Fraksi Golkar.
“Pemkab menegaskan bahwa riset daerah tidak akan berakhir menjadi dokumen mati. Melainkan menjadi dasar kebijakan (evidence-based policy),” tandasnya.
Diketahui, raperda lainnya terdiri raperda tentang Kebun Raya Bundayati Bulungan, raperda perubahan kedua atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bulungan, raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, raperda tentang Pemberian Bantuan Keuangan kepada Partai Politik serta raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Badan Pemusyawaratan Desa.
"Kita berharap melalui raperda yang diusulkan, akan memberi kemudahan di bidang investasi. Hal ini sebagai komitmen pemerintah dalam menumbuhkan iklim investasi yang sehat dan berkembang di Kabupaten Bulungan," tutup Kilat. (dra)
Editor : Sopian Hadi