Penguatan Literasi di Bulungan, Pupuk Minat Baca dan Kreativitas Anak Lewat Lomba

Taslee • Dipublikasikan Kamis, 16 April 2026 | 17:57 WIB
LITERASI : Bunda Literasi Bulungan, Sri Nurhandayani membuka lomba bercerita dan mewarnai tingkat anak usia dini, di gedung Perpustakaan Bulungan, baru-baru ini.
(Taslee/Radar Tarakan)
LITERASI : Bunda Literasi Bulungan, Sri Nurhandayani membuka lomba bercerita dan mewarnai tingkat anak usia dini, di gedung Perpustakaan Bulungan, baru-baru ini. (Taslee/Radar Tarakan)

 TANJUNG SELOR - Pendidikan anak usia dini senantiasa mendapat perhatian ekstra di Bulungan. Hal itu dikemukakan Bunda Literasi Bulungan Sri Nurhandayani ketika membuka kegiatan aneka lomba di  kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bulungan, baru-baru ini.

Aneka lomba meliputi, lomba bertutur / bercerita dan lomba mewarnai. Bunda Literasi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan yang bertujuan menumbuhkan minat baca, mengasah kepercayaan diri serta mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini tersebut.

"Intensitas lomba yang digelar lebih sering, akan membantu memupuk minat baca dan krativitas berfikir anak-anak sejak usia dini. Kita ingin anak-anak kita belajar lebih percaya diri dan menampilkan keunggulannya masing-masing," terang Nurhandayani.

Istri Bupati Bulungan ini mengatakan, melalui lomba bertutur dan bercerita, anak-anak  belajar untuk mencintai buku, memahami isi cerita, serta berani tampil menyampaikan ide dan imajinasi. Sementara melalui lomba mewarnai, anak dapat mengekspresikan kreativitas, melatih kesabaran, dan mengasah kemampuan motorik serta daya imajinasi.

Dilanjutkan, kedua kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi sejak dini. Diketahui, Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, berpikir kritis, serta mengekspresikan gagasan dengan baik.

“Untuk itu, saya juga mengajak kepada para orangtua dan guru untuk terus mendampingi anak-anak dalam menumbuhkan kebiasaan membaca di rumah maupun di sekolah,” ajaknya.

Diingatkan, membaca hendaknya menjadi kegiatan yang menyenangkan, bukan sebagai beban. Karena dari membaca, anak-anak kita akan memperoleh pengetahuan, membentuk karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Bunda Literasi juga berpesan kepada anak-anak peserta lomba agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, percaya diri, dan rasa gembira. 

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, tetapi pengalaman, keberanian, dan proses belajar yang kalian jalani adalah hal yang paling berharga,” imbuhnya.

Sementara itu, antusiasme anak-anak mengikuti lomba sangat tinggi. Tiap peserta tampil dengan penuh percaya diri ketika mengikuti lomba bercerita. Guru-guru pembimbing juga tidak kalah cekatan dalam memandu penampilan anak-anak didik mereka. (dra/ana)

Editor : Sopian Hadi
Bunda Literasi Sri Nurhandayani pemkab bulungan